oleh

BUPATI BANGKA FERY INSANI MEMIMPIN RAPAT KOORDINASI (RAKOR) HARGA SAWIT DI RUMAH DINAS BUPATI BANGKA

Pewarta ; Sermon Simanihuruk

Koran SINAR PAGI, BANGKA,-  Perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Bangka memenuhi undangan rapat koordinasi (Rakor) di Rumah Dinas Bupati Bangka, Sabtu (30/5/2026).Rakor tersebut dilakukan membahas terkait turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) yang terjadi hampir satu pekan terakhir ini.

Bupati Bangka, Fery Insani mengatakan rakor tersebut penting dilakukan untuk mengetahui kondisi dan permasalahan hingga harga TBS mengalami penurunan.Menindaklanjuti rakor yang dipimpin oleh Wakil Menteri, sebelumnya 28 Mei 2026 lalu bersama unsur Dinas Pertanian dan asosiasi sawit, Pemkab Bangka langsung menggelar pertemuan dengan pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Satu hari setelah rapat, saya langsung menindaklanjutinya dengan mengundang pihak PKS. Kita berdiskusi dan mengevaluasi mengapa kondisinya bisa begini, apa sebenarnya masalah di lapangan, dan apa kendalanya,” ungkap bupati Bangka, Fery Insani.Oleh sebab itu, Fery menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta meminta pihak perusahaan untuk memberikan harga yang logis dan berkeadilan bagi petani.

Dengan harapan tidak ada pihak yang mencari keuntungan sepihak, apalagi di tengah situasi sulit yang dihadapi masyarakat.Pada prinsipnya kita mau ini kondusif, dan harga juga harus disesuaikan. Saya tidak mau berprasangka buruk (suudzon) atau menuduh mereka mengambil keuntungan (taking profit) yang luar biasa, tidak,” ucapnya.

“Tetapi saya minta dengan tegas, tolong perhatikan ini. Kalau harga CPO (Crude Palm Oil) internasional sudah bagus, jangan sampai harga di tingkat petani justru anjlok karena hal-hal yang tidak masuk dalam perhitungan komponen harga,” tegasnya.Selain itu ia pun mengingatkan, mayoritas petani kelapa sawit di Kabupaten Bangka dibina langsung oleh pemerintah daerah melalui berbagai skema kemitraan, baik plasma maupun plasma swadaya.
Terlebih lagi, saat ini beban petani cukup berat akibat tingginya harga pupuk dan biaya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari dan ia mengaku sangat optimistis bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pergerakan positif pada harga beli TBS di pabrik.Pihak PKS pun disebutnya telah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga agar tidak turun, serta siap melakukan penyesuaian naik mengikuti tren harga CPO.Saya sudah tegaskan hal ini, bahkan sampai di kepala outer (pembelian) mereka. Jika harga CPO bagus, harga di petani harus dinaikkan,” jelasnya.

Saya selalu optimistis dalam beberapa hari ke depan harga akan naik. Mungkin tidak instan dalam dua atau tiga hari ini, tapi dalam seminggu ini saya yakin harga TBS akan mulai tertarik naik ke atas,” ucapnya.Sebagai bentuk dukungan nyata dari sisi regulasi, Pemkab Bangka berkomitmen untuk mempermudah dan mempercepat proses administrasi bagi para petani sawit mandiri.Salah satunya adalah percepatan penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) ‘’tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *