oleh

‎Sekilas  Bendungan Jatigede: Ikon Baru Jawa Barat yang Mengubah Wajah Sumedang

-Ragam-445 Dilihat

Pewarta: Jeky Epsa

‎Koran Sinar Pagi, Sumedang –  Bendungan Jatigede di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang,   kini menjadi salah satu ikon infrastruktur terbesar di Jawa Barat. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir dan sumber irigasi bagi ratusan ribu hektare sawah, bendungan ini juga berkembang menjadi pusat ekonomi dan wisata baru di Sumedang.

‎Ide pembangunan Jatigede muncul sejak 1960-an, namun kendala teknis dan pembebasan lahan membuat proyek ini baru terwujud puluhan tahun kemudian. Kini, dengan luas genangan lebih dari 4.000 hektare, wilayah Jatigede berubah total menjadi hamparan perairan luas yang merelokasi sejumlah desa di sekitarnya.

‎Sejak beroperasi, bendungan ini efektif menurunkan risiko banjir di hilir Sungai Cimanuk dan menyuplai air irigasi untuk wilayah Indramayu, Majalengka, hingga Cirebon. Di musim kemarau, Jatigede menjadi penopang utama para petani.

‎Selain fungsinya sebagai infrastruktur vital, kawasan Jatigede tumbuh menjadi destinasi wisata. Dermaga wisata, kapal keliling, spot foto alam, hingga kuliner pesisir waduk mulai menggeliat dan menjadi sumber penghasilan baru bagi warga.

‎Meski demikian, tantangan seperti sedimentasi, fluktuasi air, dan potensi longsor masih perlu dikelola dengan serius. Pemerhati lingkungan mendorong penguatan restorasi hutan di kawasan hulu untuk menjaga umur bendungan.

‎Bagi warga Sumedang, Jatigede bukan sekadar bendungan, tetapi simbol perubahan besar. Banyak yang berharap kawasan ini terus berkembang menjadi pusat ekonomi dan wisata yang memberikan kesejahteraan lebih luas.

‎Bendungan Jatigede kini berdiri sebagai mahakarya infrastruktur yang membawa dampak strategis bagi masa depan Sumedang dan Jawa Barat.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *