Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Lemhannas) periode 2026–2031, Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU., saat wawancara khusus bersama media cetak dan online pada Rakernas ke I di Bandung
(Koran SINAR PAGI)-, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Lemhannas) periode 2026–2031 diselenggarakan di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jawa Barat, pada 17–19 Juli 2026.
Acara yang berlangsung dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKAL Lemhannas, Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro dan dihadiri oleh Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily. Mengusung tema “Memperkuat Konsolidasi Internal dan Mewujudkan IKAL Lemhannas yang Bermartabat”. Pada agenda utama Rakernas tahun ini berfokus pada perumusan program-program strategis untuk mendukung program Asta Cita pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum IKAL Lemhannas, Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, kepada media cetak dan online yang hadir menyampaikan bahwa organisasi yang dibentuk pada Mei 2026 itu kini memasuki tahap penguatan kelembagaan melalui Rakernas perdana.
Menurutnya, terdapat tiga fokus utama yang menjadi arah organisasi. Pertama, memperkuat konsolidasi internal agar IKAL Lemhannas menjadi organisasi yang bermartabat dan solid. Kedua, menjaga eksistensi organisasi sebagai mitra strategis yang mendukung keberlangsungan Lemhannas RI sebagai almamater para alumni. Ketiga, mendukung pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional, termasuk implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
“Rakernas ini menjadi forum untuk menghimpun berbagai masukan terkait program kerja lima tahun ke depan. Selain itu, kami juga membahas penganggaran organisasi sebagai dasar pelaksanaan program secara berkelanjutan,” kata Purnomo, di Savoy Homan Bandung, Sabtu 18 Juli 2026.
Dirinya menjelaskan, saat ini IKAL Lemhannas memiliki 32 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, organisasi tersebut akan menambah dua DPD baru di wilayah Papua.
Purnomo menegaskan seluruh DPD didorong menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan wawasan kebangsaan, wawasan nusantara, geopolitik Indonesia, serta geostrategi nasional sebagai bagian dari penguatan ketahanan negara.
“Setelah Rakernas ini, seluruh DPD akan melaksanakan rapat kerja daerah dengan mengacu pada program kerja nasional yang telah disepakati bersama,” ujarnya.
Komentar