oleh

Pemprov Maluku Gandeng Bank Maluku Malut Dorong Digitalisasi Pendapatan Daerah

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, Ambon,- Pemerintah Provinsi Maluku memperkuat komitmen transformasi digital dengan menggandeng Bank Maluku Malut. Langkah ini ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding dan Perjanjian Kerja Sama di ruang rapat Gubernur Maluku, Selasa 26 Mei 2026.

Penandatanganan MoU dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Direktur Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar. Usai itu, dilanjutkan penandatanganan PKS antara Bank Maluku Malut dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku.

Kerja sama ini difokuskan pada digitalisasi sistem pengelolaan keuangan daerah, khususnya sektor pendapatan.

Kepala Bapenda Maluku Dr. Djalaludin Salampessy mengatakan, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara terukur dan transparan.

“MoU ini berisi komitmen pemerintah daerah dalam digitalisasi sistem pengelolaan keuangan daerah, khususnya sektor pendapatan, serta pengembangan langkah-langkah strategis untuk mendorong peningkatan PAD,” ujar Djalaludin.

Ia menjelaskan, sistem yang akan dikembangkan mencakup pembayaran pajak, retribusi daerah, dan sumber pendapatan lainnya. Tujuannya adalah menciptakan tata kelola yang lebih akuntabel dan meminimalkan potensi kebocoran.

“Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Bapak Gubernur untuk memajukan Maluku melalui transformasi digital. Kami ingin sistem pendapatan daerah menjadi lebih modern, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Direktur Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, digitalisasi transaksi pemerintah daerah sudah berjalan di beberapa wilayah Maluku dan Maluku Utara dan terbukti efektif.

“Digitalisasi bertujuan memaksimalkan penerimaan daerah sekaligus mencegah kebocoran. Bank Maluku Malut siap mendukung seluruh pemerintah daerah, termasuk implementasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang akan segera dijalankan,” kata Syahrisal.

Ia optimistis, dengan dukungan penuh Pemprov Maluku, sistem digitalisasi di daerah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Acara penandatanganan turut disaksikan jajaran Bapenda Provinsi Maluku dan manajemen Bank Maluku Malut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *