oleh

Optimalisasi Dana Zakat, UPZ BAZNAS Telkom Group Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Sumedang

-Ragam-25 Dilihat

Pewarta: Jeky Epsa

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat kembali diwujudkan UPZ BAZNAS Telkom Group. Kali ini, manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Adang Mulyana, warga Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berhasil menuntaskan renovasi total rumah milik Adang yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni.

Peresmian sekaligus penyerahan kunci secara simbolis berlangsung Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) karyawan Telkom Group untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager Telkom Infrastruktur (TIF) Jawa Barat Satria Simbolong, Manager Human Capital Support Operations (HCSO) Lilik Hartadi, Head of Regional/Office (HOTD) Sumedang Vira Smara Yudha, perwakilan UPZ BAZNAS Telkom Group, perangkat Desa Mekarbakti, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Satria Simbolong menegaskan bahwa program RUTILAHU memiliki makna lebih luas daripada sekadar pembangunan fisik.

Ia menyampaikan bahwa dana zakat yang dihimpun dari karyawan Telkom Group merupakan amanah yang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui program RUTILAHU ini, zakat yang disisihkan oleh para karyawan Telkom Group tidak hanya sekadar membangun struktur fisik rumah, tetapi juga mengembalikan martabat, kesehatan, dan harapan bagi keluarga penerima manfaat,” ungkapnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, turut mengapresiasi langkah UPZ BAZNAS Telkom Group dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat untuk program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Zakat memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan umat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sinergi yang dibangun UPZ BAZNAS Telkom Group. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, UPZ BAZNAS Telkom Group juga terus mendorong peningkatan kesadaran karyawan dalam menunaikan zakat.

Berdasarkan data yang diberitakan, dari total 4.600 karyawan, sebanyak 736 orang atau sekitar 16 persen telah aktif menjadi muzaki.

Melalui gerakan “Satu Karyawan Satu Muzaki”, UPZ BAZNAS Telkom Group berupaya memperluas jangkauan penyaluran dana umat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di berbagai wilayah Indonesia.

Program di Sumedang ini menjadi salah satu bukti bahwa pengelolaan zakat secara terarah dan bertanggung jawab mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi antara dunia usaha, lembaga zakat, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak keluarga yang mendapatkan kesempatan hidup lebih baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *