oleh

Hari Guru Dunia 2025, Guru Adaptif, Membangun Budaya dan Kompetensi Generasi Bangsa

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober sejak tahun 1994. Tujuan diperingatinya hari ini adalah untuk memberikan dukungan kepada para guru di seluruh dunia dan meyakinkan mereka bahwa keberlangsungan generasi pada masa depan ditentukan oleh guru.

Tuti Kurniawati, M.Pd Kepala SMA Negeri 1 Bandung mengungkapkan bahwa guru dan kepala sekolah harus selalu menyesuaikan diri dengan perubahan. Apakah itu perubahan kurikulum atau aturan pemerintah dan perubahan zaman.

“Kalaupun merasa belum cukup kapasitas kita untuk menyesuaikan dengan hal itu. Jangan takut untuk terlambat atau lambat berjalan, tapi takutlah apabila kita diam ditempat. Artinya selalu berusaha mengembangkan kapasitasnya agar dapat adaptif dengan segala macam perubahan yang sedang atau akan dihadapi” ucapnya Kepala Sekolah yang memiliki lingkungan keluarga berprofesi sebagai guru dan dosen (6/10/2025)

Sebelumnya pada acara penutupan Kongres V Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia yang bertema  “Transformasi dan Penguatan Kepemimpinan Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas” pada 2-5 Oktober 2025 di HARRIS Convention Festival City Link.

Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia, Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd menyimpulkan bahwa profesi guru dan kepala sekolah merupakan profesi yang penuh dengan kemuliaan. Sebagai pilar investasi masa depan bangsa, sehingga perlu dikokohkan fungsinya dengan aktif atau bersatu melalui organisasi.

Sedangkan Dr. H. Purwanto, M Pd, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Jawa Barat mengarahkan agar budaya yang ada di daerahnya, tetap berkembang dan menjadi kebanggaan generasi muda yang akan datang. Sebab jika hilang kebudayaannya, maka akan hilang jati diri yang menjadi ciri khas daerahnya.

Dr. H. Purwanto, M. Pd mencontohkan secara utuh tentang karakter yang menjadi ciri khas warga Sunda. Yaitu tentang Karakter Panca Waluya terdiri dari lima nilai utama yang berasal dari budaya Sunda. Seperti Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (jujur/benar), Pinter (cerdas), dan Singer (terampil/kreatif).

Dalam momen hari guru ini, masyarakat berharap lembaga pendidikan dapat membangun generasi yang memiliki kompetensi selaras dengan kebutuhan di masyarakat, kebutuhan Sumber Daya Manusia untuk kemajuan negaranya atau peradaban Dunia ke depan. Dan terwujudnya generasi bangsa sesuai harapan dari UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *