oleh

Tokoh Pendidikan Pancawaluya, Lina, S.Pd., M.T., Ungkapkan Gemar Membaca Buku Modal Menata Masa Depan

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Dalam rangka memperingati Hari Buku Dunia yang berlangsung setiap tanggal 23 April dan Hari Kartini 21 April 2026. Organisasi Profesi Jurnalis Independen Bersatu membuka dialog khusus bersama Tokoh Pendidikan Pancawaluya, Lina, S.Pd., M.T., yang saat ini aktif di Departemen Pengembangan Profesi Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia. Bertema “Wanita yang Mencerdaskan Bangsa”

Lina, S.Pd., M.T., sebagai Kepala Sekolah dan narasumber Pendidikan Pancawaluya menjelaskan kedua amanah tersebut harus didukung oleh keilmuan yang maksimal untuk menjalankannya, sebagai landasan mencapai tujuan yang terbaik.

“Misalnya dengan membaca buku tentang tokoh pendidikan di Jabar / Kepala Dinas Pendidikan dan buku yang membahas jejak kesuksesan Gubernur Jabar. Serta memprioritaskan membaca berbagai aturan terbaru dari Dinas Pendidikan di Tingkat Provinsi dan Pusat yang menjadi pedoman pelaksanaan layanan pendidikan di daerah dan program pendidikan nasional,” jelasnya setelah menjadi narasumber In House Training (IHT) Pancawaluya SMA YPPI Baleendah.

Lina., S.Pd., M.T., menceritakan bahwa sejak duduk di bangku SMP sudah dekat dengan buku. Bahkan kata temen-temen sekolahku dulu, kalau lihat Lina, pasti sering bawa buku.

“Rutin membaca berbagai buku itu memiliki keistimewaan tersendiri, mulai dari terbangunnya pola pikir yang mendalam hingga komprehensif. Tidak mudah menyalahkan orang lain atau semakin bijak melihat sesuatu yang dihadapi dan harus disikapi. Hal penting lainnya atau pengaruh positif dari membaca buku ialah memiliki modal tambahan untuk menata arah masa depan / karir,” ucapnya.

Sebagai Kepala Sekolah, Lina, S.Pd., M.T., berkomitmen untuk terus meningkatkan minat baca bagi para pelajar melalui praktik baik. Merutinkan membaca buku serentak bagi para pelajar dan guru, sebelum pembelajaran di kelas, setiap hari selasa dengan mengawali pembiasaan literasi. Serta melengkapi bahan bacaan di Perpustakaan sekolah yang dibutuhkan oleh guru dan murid setiap tahunnya.

Lina., S.Pd., M.T., menyatakan bahwa membaca buku yang membahas tentang pengalaman dari para tokoh meraih kesuksesan Dunia dan kesuksesan di Akhirat menjadi bahan bacaan yang paling diminatinya.

Selain memiliki kebiasaan membaca buku. Dirinya saat ini selalu membawa buku catatan, sebagai hal yang tidak terlupakan atau pelengkap barang bawaan, ketika menjalani berbagai aktifitas kerjanya. Buku catatan tersebut sebagai sumber rangkuman, khususnya saat mengikuti seminar atau pengajian rutin. Supaya ilmu yang kita dapat tidak mudah hilang atau saat lupa kita mudah menemukannya.

Seperti jumat yang lalu, Lina., S.Pd., M.T., masih menyiman catatan saat ngaji kitab bersama para guru di masjid sekolahnya.

“Pengajian yang baru atau pertama diprogramkan oleh Dewan Kemakmuran Masjid SMAN 1 Padalarang Bandung Barat. Membahas berbagai akobah yang akan dilalui, apabila ingin atau berniat menjadi pribadi yang bertakwa. Dalam Kitab tasawuf Minhajul Abidin (منهاج العابدين) atau “Pedoman Dasar/Jalan Terang bagi para Ahli Ibadah” karya Imam Al-Ghazali. Kitab tersebut menjelaskan ada beberapa akobah, mulai dari pentingnya memiliki ilmu, harus terus bertaubat, menjauhi berbagai godaan serta apa yang menjadi penghalang untuk beribadah. Tetap istiqomah dan membersihkan hati dengan tidak mudah berprasangka buruk atau membicarakan keburukan orang lain,” ungkapnya

Melalui pengajian yang berlangsung, diharapkan dapat membuat lembut atau semakin membuka hati untuk menerima kebenaran, serta meningkatkan semangat berdedikasi bagi para guru mendidik muridnya.

Pengajian rutin yang dijalaninya, bukan hanya dengan para guru di sekolah, tetapi dengan anggota keluarga di rumah. Hal itu sebagai upaya membangun pemahaman yang semakin baik untuk landasan beramal soleh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *