Pewarta : Frans Ganyang
Koran SINAR PAGI, Kab Bogor,- Miris salah satu oknum pejabat penting di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bogor disinyalir terlibat skandal gelap dengan salah satu staf pribadinya sebut saja “BUNGA”, ada pun kronologis berdasarkan laporan dari narasumber kami www.koransinarpagionline.com dimana oknum pejabat tersebut menurut keterangan dari narasumber kami yang dapat dipertanggung jawabkan mengatakan,” modus operandinya oknum tersebut mengetahui apabila salah satu staf pribadinya tengah mengalami permasalahan dalam rumah tangga dan masih dalam tahap perceraian di pengadilan tandasnya.
Momen tersebut seakan bak aji mumpung bagi oknum pejabat tersebut, setelah mengetahui ada ketidak harmonisan dalam rumah tangga dari salah satu satafnya (permasalahan keluarga) rupanya celah tersebut diduga kuat dimanfaatkan oleh salah satu pejabat penting (Kabid) pada salah satu SKPD di lingkungan Pemkab Bogor.
Lebih jauh narasumber kami mengatakan, menurut keteranganya sekaligus sebagai bentuk penegasan terhadap media ini”, kuat dugaaan telah terjadi pernikahan di bawah tangan (sirih) antara keduanya.
Seperti diketahui si bunga merupakan salah satu staf pribadinya, sementara sang pejabat merupakan atasannya pada suatu bidang “Kabid”. Bak gayung bersambut sementara disisi lain oknum pejabat dimaksud masih terikat perkawinan yang sah secara hukum,” tutur sumber kami yang merupakan salah satu orang dalem pada subidang tersebut. Artinya,” dia tahu persis segala tindak – tanduk oknum pejabat yang merupakan atasannya sendiri. Secara terang – terangan berani morogoh kocek dengan nilai yang sangat fantastis demi mendapatkan sang bunga yang kasat mata adalah satu unit mobil bernilai ratusan juta rupiah. “Ya wajarlah pak ” terangnya, posisi jabatan sekelas Kabid sangat strategis dan sudah dapat dipastikan menduduki lahan basah katanya. Jangankan hanya dengan nilai ratusan juta milliaran rupiah pun bisa mereka dapatkan. Hingga berita ini kami publis, pejabat di maksud selain belum terkonfirmasi terkesan sulit ditemui.









Komentar