oleh

Dedi Mulyadi : Wisata Alam harusnya gratis, dan tidak ada Pungli

Pewarta : Tim Liputan

Koran SINAR PAGI,Bandung,-

Gubernur Jawa Barat, menegaskan komitmen menjaga alam dalam kebijakannya.

Dalam hal ini, Dedi Mukyadi menyebut bahwa Wisata alam seharusnya gratis.

Gubernur Jawa Barat itu menyoroti maraknya keberadaan tukang parkir pungutan liar (pungli) yang kerap menjadi masalah masyarakat untuk menikmati alam tersebut.

Padahal selama ini wisata alam di Jawa Barat menjadi kebanggaan masyarakatnya.

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyoroti kekayaan alam Jawa Barat itu lewat unggahan di Instagram-nya.

Dedi mengungkap kekayaan alam Jawa Barat sangat luar biasa.

Mulai dari tanahnya yang subur, hamparan kebun dan lahan pertanian yang luas, hingga gunung-gunung yang menjulang serta laut yang indah.

Baginya keindahan alam Jawa Barat merupakan anugerah sekaligus keberkahan yang mesti dijaga masyarakatnya.

“Anugerah alam yang indah merupakan keberkahan dalam kehidupan kita,” ujar Dedi Mulyadii, dikutip Rabu (11/2026).

Seluruh keberadaan alam di sekitar manusia itu  bagi Dedi Mulyadi adalah nilai estetika yang bisa dinikmati bersama.

Karena hal itu menurutnya, sudah sepantasnya wisata alam dinikmati seluruh masyarakat tanpa diskriminasi, kaya maupun miskin.

“Untuk itu seluruh alam ini harus dinikmati tanpa harus membedakan, kaya dan miskin, punya uang atau tidak punya uang,” ujarnya

Sebagai upaya komitmennya menjaga prinsip itu, Dedi menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menghadirkannya agar bisa dinikmati seluruh masyarakat.

Namun, Dedi Mulyadi berpesan dengan syarat agar masyarakat tak melayani dan tidak memberikan uang kepada oknum tukang parkir liar.

Dedi tak memungkiri selama ini kebiasaan yang terjadi di masyarakat adalah setelah suatu lokasi menjadi indah dan ramai, muncul tukang parkir yang melakukan pungutan liar (pungli).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *