Pewarta : Euis Niki
Koransinarpagionline.com | Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat dengan meresmikan Kampung Zakat ke-15 yang berlokasi di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Kehadiran Kampung Zakat ini diharapkan menjadi pusat penguatan kepedulian sosial sekaligus solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Kampung Zakat merupakan kepanjangan tangan Baznas dalam menjalankan program-program sosial yang sejalan dengan visi pembangunan daerah. Keberadaan Kampung Zakat di setiap desa menjadi wujud nyata semangat kebaikan yang mampu menjawab beragam persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Hingga saat ini telah berdiri 15 Kampung Zakat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka, dan Desa Kadipaten menjadi titik terbaru yang diyakini mampu menjadi teladan dalam membangun kepedulian sosial berbasis pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Kampung Zakat ini adalah program yang mulia. Baznas memiliki harapan besar karena Kampung Zakat menjadi kepanjangan tangan lembaga. Insya Allah kehadirannya mampu membawa kebaikan dan menjadi solusi atas persoalan sosial kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Kadipaten saat ini,” ujar Agus Asri Sabana.
Ia juga menyampaikan keyakinan bahwa Kampung Zakat Desa Kadipaten akan berkembang dengan baik di bawah kepemimpinan Ketua UPZ Desa Kadipaten, H. Dedi, dengan dukungan para muzaki, para pengusaha, serta pembinaan dari Ketua UPZ, H. Yasin. “Saya percaya Kampung Zakat Desa Kadipaten akan mampu menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua UPZ Kadipaten, H. Yasin, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Baznas Majalengka. Terbentuknya Kampung Zakat ini tidak lepas dari dorongan, dukungan, serta berbagai arahan dari Ketua Baznas sehingga program tersebut akhirnya dapat diwujudkan.
H. Yasin menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengemban amanah guna meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap keberadaan Kampung Zakat mampu memberikan manfaat nyata bagi warga kurang mampu melalui berbagai program pemberdayaan yang terencana.
Ke depan, UPZ Kadipaten berencana mengembangkan unit-unit usaha produktif agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman dari bank keliling. Selain itu, pihaknya juga akan menggelar program GERISIK (Gerakan Semangat Berinfak) sebagai upaya menumbuhkan budaya berinfak dan semangat gotong royong di tengah masyarakat, demi tercapainya peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan.








Komentar