oleh

Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 9 Terpilih Ketua Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulawesi Selatan Periode 2026-2031

Pewarta : Awing

Koran SINAR PAGI, Kab Jeneponto,-
Ketua Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulawesi Selatan terpilih periode 2026–2031, seiring berkembangnya tehnologi di sekolah Amirullah, S.Pd., M.Pd. (13-07/2026), menegaskan komitmennya untuk menjadikan literasi digital sebagai salah satu fokus utama organisasi dalam lima tahun mendatang. Komitmen tersebut sejalan dengan visi membangun guru yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Amirullah terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) III IGI Sulawesi Selatan yang digelar di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan dan diikuti oleh utusan Pengurus Daerah IGI dari 24 kabupaten/kota. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi untuk periode 2026–2031.

Menurut Amirullah, perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), dan ekosistem pembelajaran digital menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dan inovatif.

“Literasi digital bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap guru. IGI Sulawesi Selatan harus menjadi motor penggerak lahirnya guru-guru yang mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, kreatif, etis, dan berdampak bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Amirullah.

Amirullah bukan sosok baru dalam pengembangan kompetensi guru berbasis digital. Sebelum dipercaya memimpin IGI Sulawesi Selatan, ia telah menjabat sebagai Ketua Daerah IGI Kabupaten Jeneponto selama dua periode. Dalam kepemimpinannya, IGI Jeneponto aktif menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan platform pembelajaran digital, pembuatan media interaktif, pengembangan konten edukasi, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam proses belajar mengajar.

Ia menilai, transformasi digital di dunia pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan perangkat teknologi, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas guru agar mampu memanfaatkannya secara optimal.

Sebagai organisasi profesi, IGI Sulawesi Selatan akan memperluas program pelatihan yang berorientasi pada peningkatan literasi digital, mulai dari pemanfaatan Learning Management System (LMS), pembuatan media pembelajaran digital, pengembangan konten kreatif, keamanan digital, hingga pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran.

Selain itu, Amirullah juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas pendidikan, dan berbagai mitra strategis guna memperluas akses pelatihan bagi guru di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

“Kami ingin memastikan bahwa guru, baik di perkotaan maupun di daerah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi digitalnya. Transformasi pendidikan hanya akan berhasil jika transformasi kompetensi guru berjalan lebih dahulu,” tegasnya.

Melalui kepemimpinan baru ini, Amirullah berharap IGI Sulawesi Selatan menjadi pusat pengembangan inovasi pendidikan dan rumah kolaborasi bagi para pendidik dalam menghadapi era digital.

Dengan semangat “Bersatu dalam Profesi, Merdeka dalam Berkarya, Terlindungi dalam Mengabdi,” ia optimistis IGI Sulawesi Selatan mampu melahirkan lebih banyak guru yang inovatif, berdaya saing global, serta siap menciptakan pembelajaran yang kreatif dan bermakna bagi peserta didik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *