Pewarta : Tim Liputan
Koran SINAR PAGI,Jakarta,- Pemerintah mulai menjalankan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sehari dalam sepekan setiap Jumat mulai hari ini. Meski begitu, aturan ini tak dilakukan para aparatur sipil negara (PNS dan PPPK) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Kami putuskan kami tidak WFH,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Dody menjelaskan keputusan ini diambil karena Kementerian PU bekerja di sektor infrastruktur, di mana mereka tak hanya bertugas melakukan pembangunan, namun juga ikut terlibat ketika ada bencana.
“PU itu bisa membangun infrastruktur dan juga termasuk dari bagian tim utama mana kala ada bencana bersama-sama dengan BNPB,” ujarnya.
Meski begitu, Dody menegaskan pihaknya tetap melakukan upaya penghematan energi. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan listrik di kantor Kementerian, khususnya setelah jam 5 sore setiap hari.
“Kita berusaha bekerja dengan lebih efisien, setelah jam lima misalnya listrik kita kurangi sekali. Jadi setelah jam lima listrik kita kurangi sama sekali, AC kita kurangi,” jelasnya.
“Mudah-mudahan dengan cara itu walaupun ini tidak WFA tapi ada efisiensi tetap dapat kita berikan kepada bangsa negara,” ucap Dody lagi.
Berdasarkan pantauan detikcom di Kantor Kementerian PU pada Jumat (10/4) siang, terpantau aktivitas ASN masih sangat ramai. Terlebih sesaat setelah ibadah Salat Jumat selesai dilakukan di masjid yang masih dalam kawasan kantor Kementerian.
Selain itu, situasi kantin baik kantin utama maupun kantin Ditjen SDA tepat pertemuan antara wartawan dengan Dody dilakukan, terpantau banyak ASN yang sedang makan siang. Di samping itu, kondisi parkiran mobil Kementerian PU juga terpantau masih ramai untuk parkir kendaraan dinas para ASN.








Komentar