Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar mengarahkan masyarakat untuk menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca dan mengakses koleksi, tetapi juga sebagai ruang belajar, berkreasi, bertukar gagasan, serta mengenali kekayaan pengetahuan dan budaya bangsa atau daerahnya.
Drs. Kusmana Hartadji, M.M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat menyampaikan kegiatan Festival Literasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 bertema “Literasi untuk Semua, Kolaborasi untuk Negeri”.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi merupakan kemampuan untuk memahami informasi, berpikir kritis, mengembangkan pengetahuan, berkomunikasi, berkarya, serta mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan. Di tengah perubahan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, kemampuan literasi menjadi semakin penting. Masyarakat tidak hanya dituntut mampu mengakses informasi, tetapi juga mampu memilah, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara bertanggung jawab. Karena itu, literasi harus menjadi gerakan bersama yang hadir di tengah kehidupan masyarakat di sekolah, keluarga, perpustakaan, perguruan tinggi, tempat kerja, komunitas, hingga ruang-ruang publik,”jelasnya kepada media cetak dan online setelah membuka acara peringatan Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2026 di kantornya, Jl. Kawaluyaan Indah II No. 4 Soekarno Hatta Bandung (15/9/2026)
Menurutnya tema “Literasi untuk Semua, Kolaborasi untuk Negeri” mengandung pesan bahwa literasi merupakan hak dan kebutuhan seluruh masyarakat. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses terhadap pengetahuan, informasi, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi dirinya. Perpustakaan memiliki posisi yang sangat strategis dalam mewujudkan hal tersebut. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi harus menjadi ruang belajar sepanjang hayat, ruang bertemu, ruang berkarya, ruang berinovasi, serta ruang pemberdayaan masyarakat.

Drs. Kusmana Hartadji, M.M., menyatakan upaya membangun budaya literasi tentu tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, perpustakaan, dunia usaha, komunitas, media massa, keluarga, dan masyarakat. Melalui kolaborasi, berbagai sumber daya, gagasan, pengalaman, dan inovasi dapat dipadukan untuk menghadirkan program literasi yang lebih kreatif, inklusif, relevan, dan berkelanjutan.
“Festival Literasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, mempertemukan para pegiat literasi, menampilkan kreativitas masyarakat, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam membangun ekosistem literasi di Jawa Barat. Kita ingin membangun masyarakat Jawa Barat yang gemar membaca, kritis dalam menerima informasi, kreatif dalam berkarya, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menjadikan pengetahuan sebagai kekuatan untuk meningkatkan kualitas kehidupan,”ucapnya
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar mengajak mari kita jadikan literasi sebagai gerakan bersama. Mari kita hadirkan perpustakaan yang semakin dekat dengan masyarakat. Mari kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak-anak, generasi muda, keluarga, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat untuk belajar dan berkarya. Saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun budaya literasi di Jawa Barat.
“Semoga setiap buku yang dibaca, setiap pengetahuan yang dibagikan, dan setiap karya yang dihasilkan dapat menjadi bagian dari langkah besar menuju masyarakat Jawa Barat yang semakin cerdas, berdaya, inovatif, dan sejahtera. Kami berharap berbagai kegiatan yang ada di Perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai ruang untuk bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, dan menghadirkan gagasan-gagasan baru,”ungkapnya
Serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam acara peringatan Hari Kunjung Perpustakaan atau yang selama ini konsisten berupaya produktif menumbuhkan budaya baca. Semoga setiap kegiatan berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, serta melahirkan berbagai inspirasi dan kolaborasi baru untuk kemajuan literasi di Jawa Barat dan Indonesia.










Komentar