Pewarta : Awing
Koran SINAR PAGI, Kab Jeneponto,- Umumnya Semua sekolah punya WC dan wajib merewatnya, mungkin faktor usia sejumlah bangunan WC sehingga banyak rusak.
Program Pemerintah Kabupaten Jeneponto, sekolah sehat, Bupati H.paris Yasir pernah menyampaikan akan ke semua sekolah, melihat langsung WC nya baik yang rusak maupun masih baik.

Bagimana sekolahnya sehat kalau WC siswa tidak ada atau minimal memperbaikinya, tegasnya. Masih banyak sekolah sangat membutuhkan bangunan wc baru, atau rehab seperti WC siswa maupun guru. UPT SD 27 Tamalatea, Kelurahan Tonro kassi, Kec.Tamalatea, sangat memperihatinkan, pernah ada tapi termakan usia, kini sudah tidak berfungsi lagi dan tidak layak pakai.
Kepala Sekolah, Jaliluddin menyatakan bahwa siswa kami dan para guru kalau mau buang air kecil pergi di WC masyarakat dan masyarakat sudah jenuh juga digunkan pihak sekolah, Semoga rehab sekolah dan WC nya dapat diperhatikan oleh Pemerintah, khusus Dinas terkait.ungkap Jalaludin.
Sementara Kabid Sarana SD, Hasanuddin tegas menyampaikan bahwa “Kepsek tersebut tidak kreatif seharusnya, bikinlah dulu wc darurat untuk anak anak siswa, setelah itu sampaikan ke Dinas, kepsek biasa ke Dinas tapi tidak pernah melaporkan ke bidang sarana dan prasarana, tidak semua bisa kami jangkau kalau tidak ada ada laporan, jika ada laporan pasti kami perhatikan,”pungkas Kabid Sarana dan Prasarana SD.







Komentar