oleh

‎Sumedang Siap Luncurkan Smart Pole Terlengkap  Pertama di Indonesia : Keraton Sambut Positif

Pewarta : Jeky Epsa

‎Koran Sinar Pagi, Sumedang –  Kabupaten Sumedang kembali bersiap menorehkan sejarah di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam waktu dekat akan meluncurkan Smart Pole, sebuah inovasi teknologi berbasis digital yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia dan menjadi tonggak penting dalam penguatan pembangunan Smart City Sumedang.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Ruswati, mengungkapkan bahwa Smart Pole merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Daerah dan PT Alita Praya melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), dengan dukungan penuh teknologi pemantauan modern.

‎“Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan me-launching Smart Pole. Ini menjadi kebanggaan karena peluncuran pertamanya di Indonesia akan dilakukan di Kabupaten Sumedang,” ujar Tuti Ruswati, kepada Koran Sinar Pagi,  saat dijumpai di Keraton Sumedang Larang, Jumat (26/12/25).

‎Tak sekadar menghadirkan teknologi canggih, Pemkab Sumedang juga tengah menyiapkan penyempurnaan penamaan agar inovasi tersebut lebih membumi dan mudah dipahami masyarakat luas.

‎“Ke depan namanya mungkin tidak lagi Smart Pole. Bisa saja menjadi ‘roda pintar’ atau istilah lain yang lebih dekat dengan masyarakat. Yang terpenting, kecerdasannya merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan Diskominfosanditik,” jelasnya.

‎Dari sisi teknologi, Smart Pole dibekali kemampuan tinggi, salah satunya pemantauan udara berbasis drone dengan jangkauan hingga 1,5 kilometer. Fitur ini diyakini akan memperkuat sistem pengawasan, pengumpulan data, hingga pengambilan kebijakan berbasis teknologi di wilayah Sumedang.

‎“Smart Pole ini mampu meng-capture kondisi lapangan melalui drone yang dapat diakses hingga jarak satu setengah kilometer. Pemasangan teknologi seperti ini merupakan yang pertama di Indonesia,” tegas Tuti.

‎Namun demikian, Pemkab Sumedang menegaskan bahwa keberhasilan inovasi ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga adat dan budaya.

‎“Kami memohon dukungan semua pihak, mulai dari yayasan, keraton, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, hingga unsur lainnya. Dukungan bersama sangat penting agar Smart Pole benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan Sumedang, khususnya dalam mewujudkan Smart City,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS), Rd. Luky Djohari Soemawilaga, menyambut positif rencana peluncuran Smart Pole. Ia menilai inovasi ini sebagai langkah visioner dan strategis dalam menjawab tantangan pembangunan daerah berbasis teknologi.

‎Ia juga menyinggung dinamika yang sempat muncul terkait pembangunan Smart Pole. Menurutnya, kehadiran langsung Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang ke Yayasan dan Keraton Sumedang Larang menjadi bukti adanya itikad baik pemerintah untuk menyelesaikan persoalan secara dialogis dan administratif.

‎“Kami memandang kunjungan tersebut sebagai itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan, khususnya dalam melengkapi aspek administratif. Pada prinsipnya, kami mendukung penuh inisiatif Pemkab Sumedang,” katanya.

‎“Smart Pole ini adalah terobosan penting yang mencerminkan kemajuan, kolaborasi, dan komitmen Sumedang menuju daerah yang modern, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.

‎Dengan kehadiran Smart Pole, Kabupaten Sumedang diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor inovasi Smart City di tingkat nasional, sekaligus menjadi contoh bagaimana pembangunan teknologi dapat berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai budaya dan kearifan lokal.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *