oleh

SMAN 1 Bandung, Raih Prestasi Gapura Panca Waluya dan SNBP Peringkat ke II

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Kepala Sekolah yang baru ditugaskan ke Satuan Pendidikan, selalu berupaya untuk membuat program baru untuk meraih prestasi baru. Seperti di SMAN 1 Bandung, Tanty Erlianingsih, S.Pd., M.Pd., sejak Oktober 2025, setelah ditugaskan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memimpin sekolah yang ada di pusat Kota Bandung tersebut.

Kepala SMAN 1 Bandung, Tanty Erlianingsih, S.Pd., M.Pd., menjelasakan sejak awal bertugas di SMAN 1 Bandung, hal pertama yang dicermati ialah perihal capaian rapor satuan pendidikannya.

“Setelah melihat adanya indikator yang perlu ditingkatkan, lalu dihubungkan dengan hasil analisa program sekolah dan program terbaru dari pemerintah daerah dan pusat. Misalnya ada indikator tentang karakter siswa yang perlu ditingkatkan, maka ditindaklanjuti dengan program yang dapat merubah atau perbaikan karakter siswanya,”jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI, didampingi Wakasek Bidang Humas Ekternal, Drs. H. Sukadi, M.I.L., di ruang kerjanya (7/5/2026)

Kepala SMAN 1 Bandung, Tanty Erlianingsih, S.Pd., M.Pd., di ruang kerjanya

Untuk meningkatkan hal tersebut, pihaknya berupaya meningkatkan kualitas guru melalui In House Training (IHT) Panca Waluya atau pelatihan internal sekolah sebagai program unggulan di Jawa Barat untuk memperkuat implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sunda.

Serta membuat program baru untuk para gurunya, pengajian setiap hari selasa dan ada penyampaian pesan-pesan keagamaan atau ceramah sebelum mengadakan rapat di sekolah. Sebagai bukti komitmen SMAN 1 Bandung dalam mewujudkan pendidikan yang berilmu, santun, agamis, tekun, dan unggul.

Menurutnya berdasarkan 9 langkah atau program unggulan Jabar Istimewa. Sekolah memiliki kefokuskan dalam capaian Pendidikan dan Kebudayaan Berbasis Karakter atau mewujudkan pendidikan berbasis kearifan lokal, penguatan kurikulum berbasis budaya, dan pembangunan karakter (Gapura Panca Waluya).

Maka pihak sekolah membentuk program untuk kefokusan pendidikan karaktrer dan praktek baik atau kemandiran berbasis kewirausahaan, bertema “KASEP” (Kakrakter, Entrepreneur, Smart & Projek). Program tersebut mendapatkan dukungan dana yang terkumpul Rp120 juta dari mitra kegiatannya dan berhasil menumbuhkan keterampilan dalam praktek kewirausahaan.

Serta mempertahankan program Balinosa (Bazar Literasi November Satu) atau kegiatan tahunan yang mengarahkan siswa menyusun rencana bisnis (business plan) untuk produk yang dijual, menggabungkan unsur literasi, seni, dan kewirausahaan.

Tanty Erlianingsih, S.Pd., M.Pd., menceritakan selama bertugas di SMAN 1 Bandung, ada dua prestasi baru yang diraihnya, pertama meraih Juara 2 Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 dan peringkat 2 dalam perolehan SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sebagai jalur masuk ke Perguruan Tinggi, tingkat SMA Negeri se-Kota Bandung.

“Kedua prestasi itu dapat menjadi bagian dari indikator keberhasilan membentuk siswa dalam karakter cageur, bageur, bener, pinter dan singer atau gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Prestasi itu, bukan kehebatan dari Kepala Sekolahnya, tetapi pengaruh dari upaya para gurunya yang terus meningkatkan kualitas atau kompetensinya dalam proses pembelajaran,” ucapnya Kepala Sekolah yang sempat menjadi guru berprestasi dari Purwakarta dan memiliki pengalaman memimpin sekitar 7 Satuan Pendidikan, terhitung sejak 2015 sampai 2026.

Menurutnya keberhasilan itu tidak terlepas dari kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, serta dukungan berbagai pihak terkait. Kedua prestasi baru tersebut, diharapkan dapat menjadi motivasi atau berimbas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.

Hal lainnya untuk meningkatkan reputasi sekolah, pihak guru melalui PPID / Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di tingkat satuan pendidikan memaksimalkan publikasi di media sosial atau media massa, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.,

Serta mencontoh Gubernur Jabar yang secara rutin mempublikasikan kegiatannya atau sesuai dengan konsep Catur Pusat Pendidikan sebagai strategi utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun 2026 untuk menciptakan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Catur Pusat Pendidikan sebagai konsep yang menekankan bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah, melainkan membutuhkan sinergi empat pilar utama: Keluarga (Orang tua), Satuan Pendidikan (Sekolah/Guru) Masyarakat dan Media.

Informasi yang dihimpun koransinarpagionline.com, pada tahun sebelumnya, Tuti Kurniawati, S.Pd., M.Pd., sempat menjadi Kepala SMAN 1 Bandung menjabat sejak 6 Desember 2021 hingga awal November 2025 atau memimpin SMAN 1 Bandung selama empat tahun dengan berbagai capaian prestasi.  Selanjutnya pindah tugas menjadi Kepala SMAN 4 Bandung,

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *