Pewarta : Liputan Khusus
Koran SiINAR PAGI, Kab. Bandung,-Terpantau Liputan Khusus KSP (20/12/2025), proyek siluman muncul di SMAN 1 Pasirjambu, Kab. Bandung, Jawa Barat. Seperti diutarakan TR (50), warga Pasirjambu, Ciwidey, Ranca Bali (PACIRA).
“Kami sebagai warga (PACIRA) merasa aneh kok Pekerjaan Proyek SMAN 1 Pasirjambu ditutupi, padahal sudah jelas ada undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) no 14 tahun 2008. “Setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara publik wajib mengetahui” Sumber anggaran, besar anggaran, CV/PT, Pelaksana pekerjaan, lama pekerjaan
Diduga ada unsur kesengajaan untuk mengelabui warga masyarakat? Masih menurut TR, “Gubernur Jawa Barat (Bapak Aing) di youtubenya menyampaikan jika ada pelaksana yang nakal laporkan kepada bapak Aing,” pungkas TR
Selanjutnya Lipsus KSP mengkonfirmasi mengkonfirmasi ke staf TU SMAN 1 Pasirjambu di ruang kerjanya, “Kami dari pihak sekolah SMAN 1 Pasirjambu hanya sebagai penerima manfaat, awal mulanya di bln Desember 2025 TPT SMAN 1 Pairjambu roboh,,selang beberapa minggu setelah heboh di media sosial.baru ada pekerjaan hari ini bln Desember 2025,,kami disini tidak tahu Apa apa, hanya sebagai menerima manfaat
Lebih lanjut, Lipsus KSP mengkonfirmasi DD mandor pekerjaan TPT SMAN 1 Pasirjambu, ditanya sumber anggaran, besar anggaran, DD menjawab sumber anggaran, besar anggaran kami tidak tahu, takut salah jawab, kami disuruh pak “H. IKH” silahkan bapak konpirmasi saja,” tutur DD
Pada kesempatan lain, Lipsus KSP mengkonfirmasi Bandi Sobandi, Ketua DPD Jurnalis Independen Bersatu(Jitu) kab Bandung di kediamannya, “Sebaiknya pelaksana proyek kooperatip memberikan keterangan baik kepada warga masyarakat sekitar maupun kepada insan pers dan pelaksana proyek harus memberikan contoh yang sesuai arahan dari gubernur Jawa Barat (bapak Aing). Bahkan Gubernur Jawa Barat sudah menyampaikan di yutubenya jika ada oknum pelaksana yang nakal silahkan viralkan baik di You Tube maupun di media sosial biar publik mengetahui,” ujar Bandi
Masih kata Bandi Sobandi, “hasil cek lapangan memang benar di lokasi pekerjaan tidak terpampang papan proyek, papan petunjuk lalin, papan petunjuk bahaya, papan petunjuk K3, papan petunjuk APD, ini terkesan sengaja untuk mengelabui warga masyarakat.
Kami mohon kepada Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat agar oknum pelaksana proyek yang nakal segera di panggil dan diberi arahan yang benar,” pungkas Ketua DPD JITU Kab. Bandung geram.
Sementara itu dari pantauan terakhir, LPSE Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Tahun 2025 sengaja disembunyikan oleh oknum pelaksana proyek SMAN 1 Pasirjambu










Komentar