oleh

Proyek sampah jadi Energi Listrik Bekasi dimulai Maret 2026

-Ragam-43 Dilihat

Pewarta : Tim Liputan

Koran SINAR PAGI,Bekasi,- Proyek pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi, Jawa Barat, akan dimulai Maret 2026. Proses pembangunan PSEL disebut membutuhkan waktu dua tahun.

“Bekasi ini merupakan salah satu dari empat daerah pertama yang pengelolaan sampahnya akan menggunakan energi listrik (PLTSa/PSEL) Rencananya dilakukan groundbreaking pada bulan Maret mendatang,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Bekasi, Sabtu, 14 Februari 2026.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pembebasan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan PSEL akan diselesaikan tahun ini. Pemkot Bekasi juga akan melakukan pembebasan lahan seluas 1,1 hektar tahun depan di sekitar lokasi PSEL.

“Yang 1,1 hektare tahun depan. Ke depannya, lokasi ini bukan hanya tempat sampah, tapi kita siapkan menjadi hutan kota. Kami pastikan teknologinya adaptif terhadap lingkungan,” ujar Tri.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga mempersiapkan akses jalan menuju lokasi PSEL dengan pembebasan lahan. Pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan menuju PSEL.

“Insyaallah bulan Juli atau Agustus sudah mulai proses fisik jalannya. Kami menganggarkan sekitar 10 miliar rupiah untuk pembangunan jalan akses kendaraan menuju lokasi PSEL,” kata Tri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *