Pewarta : Anis.
Koran SINAR PAHI, DEPOK, – Ada pemandangan tak biasa di SDN Anyelir 1 Kota Depok, Rabu (30/09/26). Puluhan siswa sekolah dasar belajar soal rambu lalu lintas bukan di ruang kelas, melainkan di dalam Bus Sekolah.
Adalah Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Metro Depok yang menyulap bus sekolah menjadi kelas berjalan untuk edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Satu per satu siswa diajak praktik cara menyeberang yang benar, etika menunggu dan naik bus, hingga arti rambu-rambu yang sering mereka lihat di jalan.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok, AKP Sally Muskitta, mengatakan cara ini lebih efektif karena anak langsung praktik di tempat.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya hafal teori, tapi terbiasa. Kalau diedukasi di dalam bus, mereka langsung merasakan bagaimana perilaku aman saat di angkutan umum,” ujar Sally.
Menurutnya, penanaman budaya tertib harus dimulai dari SD. Anak-anak hari ini adalah pengendara di masa depan.
“Kalau sejak kecil sudah tertib, nanti dewasanya akan jadi pelopor keselamatan, minimal untuk keluarga dan teman-teman di sekolahnya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi Pemkot Depok yang telah menyediakan Bus Sekolah. Fasilitas ini dinilai bukan hanya soal antar-jemput gratis, tapi soal keselamatan.
“Bus sekolah ini mengurangi risiko. Anak berangkat dan pulang sekolah lebih aman, tidak perlu berdesakan di kendaraan umum atau naik motor berbonceng tiga,” tutur Sally.
Pihak sekolah menyambut baik program ini. Diharapkan, setelah edukasi ini, siswa SDN Anyelir 1 bisa lebih disiplin baik sebagai pejalan kaki maupun penumpang.
Program Polisi Sahabat Anak ini rencananya akan terus digilir ke SD lain di Kota Depok.








Komentar