(Koran SINAR PAGI)-, Dome Bale Rame, Soreang, menjadi saksi kebersamaan yang menyentuh hati pada Selasa (25/8/2026). Ribuan warga berkumpul dalam Gebyar Maulid Nabi sekaligus Tasyakkur HUT ke-81 RI, menyatukan semangat keteladanan dan pengabdian dalam satu ikatan persaudaraan bersumber dari mencintai Nabi Muhammad SAW.
Mengusung tema “BEDAS Berkhidmat, Mengabdi dengan Keteladanan, Bekerja dengan Keikhlasan, dan Mengemban Amanat demi Kesejahteraan Umat”, acara yang dirancang langsung dengan kepemimpinan KH. Imron Rosadi, S.Ag., sebagai Ketua Panitia.
Pada momen tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak akan pernah meninggalkan nilai-nilai keimanan. Meski anggaran daerah berkurang, insentif guru ngaji Rp109 miliar tetap dilanjutkan sebagai bukti nyata bahwa pendidikan karakter adalah prioritas yang menjadi pondasi pembangunan masyarakat.
Acara dimulai pukul 07.00 pagi dengan penyerahan santunan kepada 150 anak yatim yang diserahkan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Bandung. Kebersamaan berlanjut dengan sholawat nabi, Marhaban Qubra, dan Istighatsah Qubra yang mengarahkan ketenangan ke dalam hati hadirin.
Serta dilanjut dengan Mau’idzah Hasanah dari K.H. Haikal Fikri Zainuddin MZ dan K.H. Aa Ahmad Sutana Assohibuni yang mengingatkan tentang kemerdekaan bukan sekadar warisan pahlawan, melainkan amanah yang harus diisi dengan akhlak mulia sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Ketua Panitia, KH. Imron Rosadi, S.Ag., menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan terus terjaga. “Kami ingin masyarakat tidak hanya merayakan, tetapi juga bergerak mengabdi, peduli sesama, dan menjaga persatuan,” ungkapnya.
Perhelatan agung yang berlangsung ditutup dengan doa bersama memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh bangsa. Semoga Kabupaten Bandung senantiasa berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
(Sumber : berita-jabar.com)












Komentar