Pewarta : Tim Liputan
Koran SINAR PAGI,- Peningkatan kualitas layanan jemaah haji terus dilakukan pemerintah Arab Saudi menjelang musim haji. Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi mulai menjalankan rencana operasional yang mencakup penguatan regulasi, pengawasan, hingga program sosial guna meningkatkan pengalaman jemaah di Tanah Suci.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan lebih tertib, aman, dan efisien.
Asisten Menteri SDM untuk Layanan Bersama sekaligus Ketua Komite Eksekutif Haji, Ismail bin Saeed Al-Ghamdi, menyebut persiapan telah dilakukan lebih awal melalui pendekatan terpadu.
Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut menitikberatkan pada kesiapan lapangan, pemanfaatan teknologi modern, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja nasional untuk menjamin kualitas layanan bagi jemaah.
Pengawasan Ketenagakerjaan Diperketat
Dalam implementasinya, kementerian memperketat pengawasan terhadap kepatuhan aturan ketenagakerjaan selama musim haji. Inspeksi dilakukan secara intensif di Makkah, Madinah, serta kawasan tempat ibadah.
Melansir saudigazette, Pengawasan ini mencakup kepatuhan terhadap regulasi pasar kerja dan pengendalian pekerja musiman, guna menciptakan lingkungan kerja yang tertib sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.
Kementerian juga mengoptimalkan platform Ajeer untuk menerima permintaan tenaga kerja musiman.
Platform ini berfungsi menghubungkan pencari kerja dengan penyedia layanan haji, sehingga kebutuhan tenaga kerja dapat terpenuhi secara cepat dan efisien.
Layanan Digital Ramah Disabilitas
Di sisi digital, kementerian menghadirkan layanan melalui aplikasi terpadu yang dilengkapi fitur aksesibilitas, seperti penerjemah bahasa isyarat, bantuan visual, panduan lokasi, hingga kanal pelaporan pelanggaran dan kondisi darurat.
Fitur ini ditujukan untuk meningkatkan kemudahan akses layanan, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Melalui pusat pengembangan sosial, sejumlah inisiatif juga diluncurkan, termasuk program Anwart yang menyediakan layanan pendampingan dan bimbingan bagi jemaah.
Program ini difokuskan untuk membantu kelompok rentan serta mendorong partisipasi relawan selama musim haji.
Fasilitas Penitipan Anak Disiapkan
Selain itu, pusat penitipan anak di Makkah dan Madinah disiagakan untuk menampung anak-anak jemaah maupun pekerja. Fasilitas ini dilengkapi pengawasan tenaga profesional guna memberikan rasa aman bagi orang tua saat menjalankan ibadah.
Dalam aspek edukasi, kementerian meluncurkan kampanye multibahasa bersama sejumlah pihak terkait. Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap risiko praktik mengemis selama haji, sekaligus mendorong penggunaan jalur donasi resmi dan pelaporan pelanggaran.
Seluruh langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan haji melalui koordinasi lintas sektor dan peningkatan efisiensi, sejalan dengan visi Saudi Vision 2030 untuk menghadirkan pengalaman ibadah yang aman dan terorganisir.








Komentar