oleh

Universitas Majalengka Menggelar Event Reatret

Pewarta : Euis Niki

Koransinarpagionline.com | Majalengka, Universitas Majalengka menggelar event retreat yang berlangsung dari tanggal 27-28 Juni 2026 di auditorium Universitas Majalengka jalan Abdul Halim.

Acara ini memberikan pengalaman yang berbeda dan berkesan bagi mahasiswa dan mahasiswi.

“Pada retreat ini menegaskan bahwa transformasi organisasi tidak cukup hanya bertumpu pada perubahan struktur, program, ataupun target kinerja. Transformasi yang kuat harus dimulai dari kesadaran nilai, selarasan kepemimpinan, disiplin manajerial, serta komitmen seluruh unsur organisasi. Ungkap Ketua Pelaksana Setia Hadi, S.H., M.H. saat memberi sambutan”.

Menurutnya, UNMAWAY 2026-2030 diharapkan menjadi jalan bersama dalam membangun cara berpikir, cara memimpin, cara bekerja, dan cara melayani yang lebih terarah, berintegritas, dan berkelanjutan.

“Kegiatan retreat ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, yaitu pada tanggal 27 sampai dengan 28 Juni 2026. Peserta kegiatan yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini adalah 345 orang, terdiri dari 174 orang dosen, 93 orang tenaga kependidikan, 75 orang mahasiswa, dan 3 orang tim medis.”Ucapnya.

Kata beliau, yang bersedia hadir dalam pengisian form itu ada sekitar 370 orang. Dan ternyata yang hadir seluruhnya sampai saat ini: dosen ada 125 orang, tenaga kependidikan 77 orang, dan mahasiswa 65 orang. Total seluruhnya 267 orang.

“Bahwa dari dosen yang hadir ini, yang menyampaikan laporan ataupun alasan ketidakhadiran, yaitu tenaga dosen baru 6 orang. Dan karena kebetulan sudah jauh-jauh hari ada yang menghadiri pernikahan saudaranya, ada yang ada acara lain yang sudah ditentukan, tapi dalam perjalanan mungkin dia akan hadir juga nanti. Dan tenaga kependidikan ada 3 orang sakit. Yang lainnya memang nanti akan kami teliti alasannya kenapa ketidakhadirannya”.

“Komposisi peserta ini menunjukkan bahwa retreat bukan hanya menjadi agenda pimpinan, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh elemen UNMA: dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Satu kesatuan ekosistem yang menentukan kualitas karakter dan masa depan Universitas Majalengka”.

Lanjut beliau mengatakan, selama pelaksanaan peserta akan mengikuti beberapa sesi yang telah dirancang secara struktural. Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini adalah sesi dari tim ESQ yang diharapkan dapat memberikan penguatan nilai kesadaran diri, spiritualitas kerja, kepemimpinan berbasis karakter, serta energi positif bagi seluruh peserta. Di samping itu, rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk membangun refleksi kebersamaan, komitmen, dan kesiapan implementasi pasca-retreat.

“Kami menyadari bahwa kegiatan ini sepertinya hanya akan bermakna apabila tidak berhenti pada seremoni atau suasana kebersamaan semata. Oleh karena itu, panitia bersama pimpinan YPPM dan Universitas Majalengka merumuskan 6 output utama yang diharapkan hadir dari kegiatan retreat ini.

Sementara itu menurut ketua yayasan Drs Nanan, S.Kom mengatakan, Reatraat adalah menyatukan hati Kita membuat komitmen dan membuat legisi untuk UNMA sesuai ada dimana peran masing-masing.

“Kami berkewajiban untuk menyelaraskan kepengurusan hingga satu prekwensi”.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *