Pewarta : Deviant
Koran SINAR PAGI,KOTA BANDUNG,- Pemerintah Kota Bandung mendukung transformasi digital layanan pensiunan nasional melalui penyerahan Kartu Tanda Anggota Pensiunan Nasional co-branding di Pendopo Kota Bandung (14/1/2026).
Program tersebut ditujukan untuk mempermudah akses layanan, mempercepat transaksi non-tunai, serta memperkuat pendataan pensiunan agar lebih terintegrasi secara nasional.
Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Wredatama Republik Indonesia atas inisiatif digitalisasi layanan keanggotaan pensiunan.
Ia menilai Kartu Tanda Anggota Pensiunan Nasional mendorong para wredatama beradaptasi dengan layanan digital yang kini menjadi kebutuhan sehari-hari.
Pemanfaatan kartu fisik dan digital dinilai memudahkan pensiunan mengakses berbagai layanan sekaligus mendukung kebijakan transaksi non-tunai di daerah.
Iskandar Zulkarnain menyebut Pemerintah Kota Bandung membuka peluang pengembangan kartu tersebut untuk terintegrasi dengan layanan daerah yang memberi nilai tambah bagi pensiunan.
“Para wredatama memiliki jasa besar bagi Kota Bandung, pemerintah berkomitmen memberi ruang penghargaan dan peluang kontribusi melalui program yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Tim Satuan Tugas Pendataan Nasional Pengurus Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia Bambang Riadhy Umar menjelaskan Kartu Tanda Anggota Pensiunan Nasional menjadi dasar pemutakhiran data pensiunan secara nasional.
“Kartu ini bukan sekadar identitas, tetapi bagian dari pendataan nasional Persatuan Wredatama Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan data yang rapi dan akurat membantu penyusunan program pensiunan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bambang Riadhy Umar berharap dukungan pemerintah daerah mempercepat pendataan sehingga manfaat layanan digital dapat dirasakan langsung oleh para pensiunan.








Komentar