Pewarta : Anis.
Koran SINAR PAGI, DEPOK ,- Wali Kota Depok, Supian Suri, memberikan suntikan semangat dan harapan besar kepada jajaran Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Depok periode 2026-2029 untuk menjav6di garda terdepan dalam membangun ekosistem wirausaha yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Supian saat menghadiri Pelantikan Pengurus BPC HIPMI Kota Depok di The Margo Hotel, Jalan Margonda, Beji, Sabtu (19/9/2026). Pelantikan berlangsung khidmat, penuh optimisme dan semangat kolaborasi.
Dalam sambutannya, Supian menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus HIPMI periode 2022-2025.
“Selamat buat pengurus HIPMI yang baru saja dilantik periode 2026-2029. Terima kasih juga buat pengurus HIPMI 2022-2025 yang telah memberikan dukungan, perhatian, dan kolaborasi yang maksimal buat melayani masyarakat Kota Depok,” ujar Supian.
Supian menilai, amanah sebagai pengurus HIPMI bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan panggilan pengabdian dan kesempatan emas untuk mencetak sejarah. Ia menyebut, di luar sana ribuan anak muda Depok menaruh harapan besar agar bisa tumbuh bersama HIPMI.
“Menjadi pengurus HIPMI adalah amanah yang mulia. Banyak anak muda yang ingin belajar, berjejaring, dan berkontribusi lewat HIPMI. Jadikan organisasi ini rumah besar bagi lahirnya pengusaha-pengusaha hebat, pengusaha yang berintegritas dan peduli sesama,” tuturnya.
Dengan latar belakang birokrat, Supian secara terbuka mengakui membutuhkan pemikiran segar, inovatif, dan jiwa enterpreneur dari HIPMI dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah.
“Terus terang, saya punya latar belakang sebagai birokrat, bukan sebagai pengusaha. Jadi banyak hal yang mungkin saya tidak paham bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat, memajukan UMKM, dan melahirkan pengusaha-pengusaha yang hebat. Untuk itu saya mohon dukungan, bimbingan, dan kolaborasi nyata dari teman-teman HIPMI,” ungkapnya dengan rendah hati.
Orang nomor satu di Kota Depok itu berharap HIPMI Depok mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan UMKM agar naik kelas, dari usaha lokal menjadi usaha yang berdaya saing nasional bahkan global.
“Kami ingin UMKM-UMKM kita menjadi UMKM yang naik kelas. Kehebatan yang hari ini telah dilahirkan anak-anak muda dengan usahanya masing-masing, ini menjadi ekosistem yang hebat buat Kota Depok. Pemerintah tidak bisa jalan sendiri,” tegas Supian.
Lebih dari sekadar organisasi pengusaha, Supian memandang HIPMI sebagai jembatan emas yang menghubungkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tiga pilar ini diyakini mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
Mulai dari memperluas akses pendidikan, mengentaskan rumah tidak layak huni (RTLH), membuka lapangan kerja baru, hingga membantu pemasaran produk-produk UMKM agar lebih dikenal luas.
“Hadirnya HIPMI Kota Depok harus menjadi jembatan kebaikan. Jembatan untuk inovasi, jembatan untuk kesejahteraan, dan jembatan untuk kemajuan. Mari kita bergandengan tangan membangun Depok yang lebih maju, sejahtera, dan membahagiakan warganya,” ujarnya.
“Bantu saya membahagiakan warga Depok. Bagaimana ini bisa terwujud, insyaallah hadirnya HIPMI Kota Depok akan menjadi jembatan buat kebaikan-kebaikan warga Depok,” pungkas Supian disambut tepuk tangan meriah pengurus dan tamu undangan.








Komentar