Pewarta : Jeky Epsa
koransinarpagionline.com – Pagi hingga sore, perhatian Bapak Odang tak jauh dari kandang dan ternak yang dipeliharanya. Sebelas ekor domba menjadi tanggung jawab yang harus dirawat dengan penuh kesungguhan.
Setiap hari, sekitar 50 kilogram pakan hijauan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan ternak. Rutinitas itu dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari pengelolaan usaha peternakan binaan Balai Ternak BAZNAS Jatimekar di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Bagi Odang, menyediakan pakan hanyalah salah satu bagian dari tanggung jawab sebagai peternak. Kondisi ternak harus terus dipantau. Nafsu makan, perilaku, hingga interaksi antarternak menjadi perhatian yang tidak boleh diabaikan.
“Kami harus rutin melihat kondisi ternak. Kalau ada yang nafsu makannya berkurang atau perilakunya berbeda, harus segera diperhatikan. Pendampingan dari BAZNAS sangat membantu kami untuk lebih memahami cara mengelola ternak dengan baik dan benar,” tutur Odang, Senin (07/09).
Melalui pendampingan tersebut, peternak binaan diarahkan untuk membangun pola pemeliharaan yang tidak hanya mengandalkan kebiasaan, tetapi juga dilakukan secara terukur.
Pemantauan harian menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan ternak dan mencegah berbagai persoalan sejak dini. Dengan mengetahui perubahan kondisi ternak lebih cepat, peternak dapat mengambil langkah yang diperlukan sebelum gangguan berkembang lebih besar.
Pengelolaan yang konsisten juga menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas. Sebab, keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak yang dimiliki, melainkan kemampuan peternak dalam merawat dan mengembangkannya.
Balai Ternak BAZNAS Jatimekar terus mendorong penguatan kapasitas para peternak binaan agar memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri.
Harapannya, usaha peternakan yang kini dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.
Bagi Odang, 11 ekor domba yang dirawatnya hari ini bukan sekadar ternak. Di dalamnya tersimpan harapan tentang masa depan, tentang kerja keras, dan tentang keyakinan bahwa kemandirian ekonomi dapat dibangun setahap demi setahap.
Dari 50 kilogram hijauan yang disiapkan setiap hari, tumbuh pula semangat untuk menjadikan peternakan sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.***
11 Domba, 50 Kilogram Hijauan, dan Jalan Odang Menuju Kemandirian Ekonomi








Komentar