Kiprah Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh untuk Indonesia dan Dunia

Penulis: Dwi Arifin (Jurnalis Media Cetak dan Online / Kepala Pusat Pengembangan Relasi Media Massa Organisasi Profesi Jurnalis Independen Bersatu)

Berdasarkan arsip kegiatan JPPPM (Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh) sepanjang tahun 2025 difokuskan pada penguatan kemandirian pesantren, konsolidasi organisasi, dan pembangunan pendidikan. Acara berskala nasional dan daerah telah sukses terselenggara, termasuk pelantikan pengurus wilayah, peringatan hari besar hingga pelaksanaan bahtsul masail.

Seperti rangkaian kegiatan utama JPPPM meliputi:

  • Pelantikan & Rakercab: Konsolidasi organisasi JPPPM, misalnya pelantikan pengurus untuk masa khidmat yang berfokus hingga tingkat kecamatan.
  • Puncak Harlah 1 Daswarsa: Peringatan satu dekade JPPPM yang digelar pada 22 November 2025 di Kebun Kurma Madinah.
  • Edu-Day 2025: Kolaborasi antara JPPPM, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan pusat pendidikan di pesantren.
  • Gebyar Hari Santri 2025: Diselenggarakan oleh JPPPM Pusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.
  • Bahtsul Masail: Forum strategis yang membahas kajian kitab dan respons isu-isu kontemporer umat seperti produk skincare, penyediaan kontrasepsi, hingga kekerasan seksual.

Sedangkan agenda utama JPPPM (Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh) pada tahun 2026 berfokus pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan optimalisasi peran perempuan pesantren dalam program sosial masyarakat dan perluasan keterwakilan organisasi di berbagai negara.

Sebagai organisasi yang lahir di Indonesia dengan basis awalnya pesantren. JPPPM berupaya menjadi organisasi yang dapat hadir berperan untuk kemajuan pesantren.

Selain itu, sebagai upaya memperluas kontribusi organisasinya di tingkat dunia. JPPPM terus berikhtiar membangun jaringan ke berbagai negara dan melaksanakan kegiatan berskala internasional.

Berbagai program tersebut dijalankan oleh pengurus di daerah hingga pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum PP JPPPM (Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh), Nyai Hj. Hanik Maftuhah Afif dari Pondok Pesantren Sirojurrohim yang berlokasi di Pingit, Pringsurat, Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Pesantren itu diasuh bersama sang suami, KH. Afif Masykur.

Nyai Hj. Hanik Maftuhah Afif merupakan tokoh perempuan pengasuh pesantren yang juga aktif membina berbagai kegiatan keagamaan dan sosial untuk para ibu nyai dan muballighah di Nusantara atau mereka yang ada di berbagai negara.

(Sumber informasi dirangkum dan dikembangkan dari jejak publikasi Koran SINAR PAGI dan media massa lainnya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *