oleh

Bukan Cuma Nulis Berita, MT Wartawan Depok Gelar Maulid dan Santuni 68 Yatim Dhuafa

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Pemandangan berbeda terlihat di Balai Rakyat Depok 1, Kamis (24/09/2026). Jika biasanya wartawan sibuk dengan kamera dan catatan, kali ini mereka bersarung dan bershalawat bersama ratusan jamaah.

Majelis Taklim (MT) Balai Wartawan Kota Depok menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema _’Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Merajut Persatuan dan Kesatuan’_.

Tak hanya tabligh akbar, kegiatan mulia ini juga dirangkai dengan santunan untuk 68 anak yatim dan dhuafa. Bukti bahwa wartawan tidak hanya menyampaikan informasi, tapi juga menebar aksi kebaikan.

Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting Kota Depok. Hadir Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, Kadiskominfo Kota Depok Manto, Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok KH. Nurwahidin, Ketua MUI Pancoran Mas KH. Arief Rahman Hakim, Ketua MUI Beji KH. Hafiduddin, hingga Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah, jajaran Polsek, Kodim 0508, KONI, Imigrasi, dan camat lurah se-Pancoran Mas dan Beji.

Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut MT Balai Wartawan adalah contoh nyata wartawan yang berdakwah tidak hanya lewat tulisan.

“Apresiasi buat para wartawan yang tergabung di Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok yang terus tanpa henti melakukan syiar kebaikan baik dalam tindakan maupun tulisan. Jauhkan Depok dari kemaksiatan,” pesan Ade.

Ketua MT Balai Wartawan Kota Depok, Adie Rakasiwi, menegaskan majelis ini menjadi wadah hijrah dan dakwah bagi keluarga besar wartawan.

“Kami akan terus memperbaiki diri dan melakukan syiar dakwah yang positif. Terima kasih untuk semuanya yang mensupport serta berpartisipasi pada kegiatan Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim serta Dhuafa sebanyak 68 orang yang disantuni,” ujar Adie.

Sementara itu, Kadiskominfo Kota Depok, Manto, yang hadir mewakili Wali Kota Depok Supian Suri, juga memberikan dukungan penuh.

“Termasuk kalangan wartawan, memiliki ruang untuk ikut menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan membangun masyarakat. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan ditengah kemajemukan yang ada,” kata Manto.

Puncak tausiyah disampaikan oleh KH. Fatkhuri Wahmad, pengasuh Padepokan Islam Nusantara (PIN) Al Bahrain. Ia mengingatkan, cinta Rasulullah tidak cukup hanya dirayakan tiap tahun, tapi harus diwujudkan dalam akhlak sehari-hari.

“Perbanyak shalawat Nabi dan jadilah umat terbaik,” ucapnya.

Melalui Maulid ini, wartawan Depok ingin menegaskan, pena mereka tidak hanya untuk berita, tetapi juga untuk merajut persatuan dan kepedulian sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *