Pewarta : Jeky Epsa
koransinarpagionline.com,Sumedang,– Warga Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, mengaku kecewa terhadap kondisi jalan penghubung dari arah Situraja menuju Desa Pamulihan yang melewati Desa Malaka. Pasalnya, jalan tersebut telah mengalami kerusakan parah selama sekitar 13 tahun dan hingga kini belum juga mendapat perbaikan dari pemerintah.
Ironisnya, karena terlalu lama terabaikan, warga akhirnya terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya dengan cara patungan demi meminimalkan risiko kecelakaan yang kerap terjadi di jalur tersebut.
Kepala Desa Pamulihan, Ondi Rohaendi, mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan kondisinya semakin memprihatinkan dari tahun ke tahun.
“Jalan ini sudah rusak parah selama kurang lebih 13 tahun. Namun anehnya hingga sekarang belum juga ada perbaikan dari Pemkab Sumedang,” ujar Ondi saat ditemui di lokasi jalan yang rusak, Minggu (8/3/2026).
Menurut Ondi, pihak desa sebenarnya sudah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah. Bahkan laporan tersebut pernah disampaikan langsung kepada sejumlah pejabat terkait.
“Saya sudah sering menyampaikan ke dinas terkait, mulai dari Kepala Dinas PUTR saat itu masih dijabat Pak Nasam, juga kepada Sekda Ibu Hj. Tuti Ruswati, bahkan pernah langsung disampaikan kepada Bupati. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi perbaikan,” ungkapnya.
Padahal, kata Ondi, jalan tersebut merupakan akses utama dan sangat vital bagi masyarakat Desa Pamulihan.
“Ini satu-satunya jalan utama yang digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk ke pasar, bekerja, maupun anak-anak sekolah,” jelasnya.
Akibat kondisi jalan yang rusak berat, kecelakaan lalu lintas pun kerap terjadi. Tidak jarang korban berasal dari kalangan pelajar hingga warga yang hendak beraktivitas.
“Terjadinya kecelakaan, terutama saat musim hujan. Dari mulai anak sekolah sampai warga yang hendak ke pasar atau bekerja sering terjatuh karena jalan rusak,” tambahnya.
Ondi menjelaskan, panjang jalan yang rusak diperkirakan mencapai sekitar 5 kilometer, dimulai dari perbatasan Desa Malaka hingga mendekati Kantor Desa Pamulihan.
Menurutnya, titik kerusakan paling parah berada di wilayah Cioray yang memiliki kontur jalan menanjak sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
“Yang paling mengerikan itu di daerah Cioray, karena jalannya menanjak dan rusaknya cukup parah,” tegasnya.
Meski demikian, Ondi mengaku sempat mendapatkan informasi secara lisan bahwa pada tahun ini ( 2026) kemungkinan akan ada perbaikan jalan tersebut.
“Tahun ini saya mendapat informasi secara lisan bahwa jalan ini rencananya akan diperbaiki, bahkan sampai tembus ke Desa Cipeles. Mudah-mudahan saja benar-benar terealisasi,” tandas nya.
Terkait akan adanya perbaikan jalan, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUTR Kabupaten Sumedang Deni Safarat Sugandi, saat dikonfirmasi melalu telpon mengatakan memamg iya akan ada perbaikan jalan di wilayah itu,
”Tahun sekarang memang akan ada perbaikan, anggarannya sekitar Rp 1 Miliar an”, ujar nya.
Deni pun mengatakan sebenar nya untuk jalur Situraja – Limus Nunggal ada perbaikan namun anggaranya terbatas, titikya saja belum sampai disitu, baru tahun sekarang ada, terang nya.***
Warga Pamulihan Situraja Kecewa, Jalan Rusak 13 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Terpaksa Patungan








Komentar