oleh

Bukan Sekadar Kampus Megah, UIII Turun ke Kelas-Kelas di Depok Lewat Program UIII Mengajar

Pewarta : Anis.

Koran SINAR PAGI, DEPOK,-  Jika selama ini Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dikenal dengan kampus megahnya di Cimanggis dan mahasiswa dari puluhan negara, kini UIII ingin dikenal lebih dekat oleh warga Depok: sebagai kampus yang mengajar langsung di sekolah-sekolah.

Melalui program bertajuk UIII Mengajar, kampus berstandar internasional itu membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya teori di atas kertas Tridarma Perguruan Tinggi.

Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kemahasiswaan UIII, Muhammad Yazid, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk tanggung jawab kampus terhadap lingkungan tempatnya berdiri.

“Kita tidak akan bisa menjadi universitas di tingkat nasional tanpa memberikan dampak di tingkat lokal,” kata Yazid saat ditemui di SMP 20 Mei Raudlatussaadah, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Selasa (03/10/26).

Menurutnya, pendidikan yang baik tidak hanya butuh gedung bagus, tapi butuh inspirasi dan teladan. Itulah yang coba dihadirkan UIII.

Edukasi yang Dibawa UIII Mengajar :

1. Belajar Toleransi Sejak Dini : Anak-anak Depok diajak bertemu dan berdiskusi langsung dengan mahasiswa internasional UIII dari berbagai benua. Mereka belajar bahwa perbedaan agama, bahasa, dan warna kulit bukanlah penghalang untuk saling menghormati.

2. Membuka Cakrawala Dunia : UIII ingin menanamkan mindset kepada siswa di Depok bahwa mereka bisa bersaing di tingkat global. Pendidikan adalah paspor untuk mendunia, dan itu dimulai dari ruang kelas di Tugu, Cimanggis.

3. Kolaborasi Nyata dengan Pemkot Depok : Program ini bukan gerakan sendiri. Ini adalah hasil kolaborasi resmi dengan Pemkot Depok. Artinya, apa yang diajarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok.

“Ini bukan cuma dukungan, tetapi kewajiban kami. Ini salah satu upaya kami untuk berkontribusi di Kota Depok,” ujar Yazid.

Yazid berharap, UIII Mengajar menjadi pemantik. Bahwa kampus hebat ukurannya bukan dari seberapa tinggi menaranya, melainkan seberapa dalam akarnya menghujam dan memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

“Semoga semakin banyak program yang kami kolaborasikan dengan Pemkot Depok dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *