oleh

Terpilih Aklamasi, Tri Sakti Anggoro Nakhodai IPSI Depok – KONI Titip Pesan: Rukun Harus, Prestasi Harga Mati!

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Pencak silat Depok punya nahkoda baru. Tri Sakti Anggoro resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI Kota Depok periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar Minggu (20/9/2026).

Terpilihnya Tri Sakti langsung disambut harapan besar dari induk olahraga Kota Depok. Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto, yang hadir langsung dalam Muskot tersebut menitipkan pesan tegas: IPSI harus rukun di dalam, garang di arena prestasi.

“IPSI Kota Depok ini SDM-nya luar biasa untuk menuju prestasi. Jadi saya berharap ke depan bisa membuat satu program pembinaan yang terarah, yang bisa berprestasi,” ujar Herry.

Menurut Herry, salah satu pekerjaan rumah terbesar ketua baru adalah menjaga kondusivitas organisasi. Pencak silat adalah soal persaudaraan, bukan sekadar soal medali.

“Saya berharap semoga beliau bisa menjadi pimpinan yang bijak, yang mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, tanpa meninggalkan peningkatan prestasi,” katanya.

Herry menilai, modal IPSI Depok untuk melesat sangat besar. Banyak tokoh dan pengurus silat asal Depok yang kini malah duduk di kepengurusan IPSI Pusat. Ini bukan modal kaleng-kaleng.

“Pengurus-pengurus atau tokoh-tokoh IPSI di Kota Depok ini ternyata banyak yang masuk di dalam kepengurusan IPSI Pusat. Ini tentunya satu modal yang sangat luar biasa,” ungkap Herry.

Modal itu, lanjutnya, harus dikonversi menjadi program kerja nyata, terutama konsolidasi total menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026.

“Mudah-mudahan ini berjalan baik, kondusif. Nanti ke depan mereka bisa mempersiapkan program kerja yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Soal target medali di Porprov 2026, Herry mengaku sangat menghargai optimisme setiap cabor, termasuk silat. Namun ia mengingatkan, target tinggi harus dibayar dengan persiapan yang sama tingginya.

“Kalau dari setiap cabor menyampaikan target-target itu, kita hargai karena itu sebagai bentuk semangat mereka. Tapi pada kenyataannya nanti memang tidak semudah itu,” kata Herry.

KONI, tegas Herry, akan terus mengawal dan memotivasi agar janji target itu bukan sekadar di atas kertas.

“Anda harus sesuai dengan target yang diinginkan. Kalau sudah pasang target, harus diperjuangkan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *