Pewarta : Anis
Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 semakin dekat. Tepat 100 hari lagi ajang olahraga terbesar di Jabar itu digelar. KONI Kota Depok memastikan seluruh persiapan, baik sebagai tuan rumah maupun pengirim kontingen, sudah berjalan sesuai koridor.
Di tahun ini, Depok memikul dua beban penting. Kota Depok dipercaya menjadi tuan rumah, sekaligus menurunkan atlet terbaiknya untuk bertanding di sejumlah wilayah penyelenggara lain.
Ketua KONI Kota Depok Heri Suprianto mengatakan, double job ini menuntut kerja ekstra dari seluruh pengurus dan jajaran.
“Porprov 2026 bagi Depok ada dua fokus. Pertama kami jadi tuan rumah. Kedua kami menyiapkan kontingen untuk berlaga di enam kota dan satu kabupaten di Sukabumi,” ucap Heri kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Terkait progres, Heri menyebut semuanya masih sesuai jadwal. Panitia tuan rumah bekerja, pembinaan atlet juga terus berjalan.
“Untuk kesiapan sebagai penyelenggara alhamdulillah lancar. Sementara persiapan kontingen juga aman. Program latihan dan uji coba sudah berjalan sesuai timeline,” terangnya.
Kabar baik datang dari performa atlet. Beberapa di antaranya sudah terjun di event internasional. Pengalaman di kejuaraan Asia, Asia Tenggara, hingga dunia dinilai jadi bekal berharga.
“Anak-anak kita sudah punya jam terbang tinggi. Ada yang tampil di level Asia dan dunia. Ini jadi nilai plus. Dengan modal ini kami optimis target tembus 10 besar bisa tercapai,” kata Heri.
Untuk menjaga puncak performa, KONI Depok tidak tanggung-tanggung. Mereka bekerja sama dengan 10 ahli _strength and conditioning_ dari UNJ guna mengawal kondisi fisik atlet andalan.
“Kami kerahkan tim sport science dari UNJ untuk mendampingi cabor unggulan. Tujuannya jelas, memastikan atlet sampai di hari pertandingan dengan kondisi fisik terbaik dan siap raih emas,” jelasnya.
Dengan persiapan yang terus dipacu, Heri yakin Depok mampu tampil maksimal. Sekaligus membuktikan diri sebagai tuan rumah yang sukses dan kontingen yang berprestasi di Porprov Jabar 2026.








Komentar