oleh

Partisipasi Semesta: Menenun Nalar, Nurani, dan Teknologi untuk Masa Depan Vokasi

Oleh: Ahmad Madani
(Sekretaris Jenderal KOMISI & Co-Founder Asosiasi Guru Marketing Indonesia / AGMARI)

Setiap kali tanggal 2 Mei tiba, ingatan saya selalu kembali ke lorong-lorong kelas di ratusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah saya kunjungi sebagai konsultan dan guru tamu / narasumber tamu di seluruh pelosok nusantara. Di sana, di antara antusiasme para siswa pemasaran, makna Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) terasa begitu nyata.

Tahun 2026 ini, dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua,” saya melihat sebuah panggilan bagi kita untuk bergerak dalam satu simfoni kolaborasi yang besar.

Pendidikan bermutu bukanlah sekadar tugas sekolah. Ia adalah hasil tenunan kolektif sebuah “Partisipasi Semesta” di mana industri, komunitas profesi, guru, dan masyarakat luas harus hadir memberikan kontribusi terbaiknya.

Membawa Detak Industri ke Jantung Pendidikan
Aktifitas saya sebagai Pengurus Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) menyadarkan saya bahwa sekat antara kurikulum dan kebutuhan industri harus segera dihapuskan. Kita tidak bisa membiarkan siswa belajar dari teori yang sudah usang. Melalui keterlibatan saya sebagai pengurus di Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI), kami terus berupaya memberdayakan para pendidik agar selalu relevan dengan perkembangan zaman.

Ahmad Madani, Sekretaris Jenderal (Sekjend) KOMISI (Komunitas Profesi Sales Indonesia) dan Plt Koordinator Bidang Vokasi KOMISI untuk SMK bersama para siswa yang mengikuti Uji Kompetensi Keahlian di SMKN 20 Jakarta

Implementasi nyata dari sinergi ini saya rasakan langsung saat bertugas sebagai Juri Nasional Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Digital Marketing. Baru-baru ini, dalam kompetensi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, saya melihat bagaimana standar industri mulai meresap ke dalam kompetensi siswa. Namun, standar itu tetap harus kita kawal agar tetap inklusif dan bermutu tinggi bagi siapa saja.

Negosiasi dan Digital Selling: Keterampilan di Era Transfomasi
Dalam setiap sesi pengajaran saya di kelas-kelas pemasaran, saya selalu menitikberatkan pada penguasaan Negotiation Skill dan Digital Selling. Khusus untuk digital sales, saya bahkan mendorong revisi skema penilaian kompetensi agar porsinya mencapai bobot yang signifikan demi menjawab tantangan pasar saat ini.

Namun, saya selalu berpesan kepada para siswa: teknik pemasaran digital bisa dipelajari, tetapi kemampuan bernegosiasi adalah seni manusiawi yang tak tergantikan. Negosiasi mengajarkan empati, kejujuran, dan cara membangun kepercayaan hal-hal yang tidak akan pernah bisa ditiru oleh algoritma manapun.

AI: Sahabat Berpikir, Bukan Pengganti Nalar
Saat ini, kita sedang berada di era di mana AI makin memudahkan dan menjadi standar baru dalam strategi digital. Sebagai praktisi yang memanfaatkan berbagai macam platform AI, saya menyadari kekuatan luar biasa dari teknologi ini.

Prinsip saya sangat tegas: Kecerdasan Artifisial (AI) hanyalah sebuah alat (tool), bukan perangkat (device) yang bisa menggantikan kita dalam berpikir.

Pendidikan harus melatih siswa kita untuk menjadi tuan atas teknologi tersebut. AI boleh membantu kita dalam proses produksi konten pemasaran atau analisis data, namun nalar kritis, integritas, dan pengambilan keputusan strategis harus tetap berada di tangan manusia. Itulah inti dari pendidikan bermutu yang sesungguhnya.

Menjemput Masa Depan Bersama
Visual Twibbon yang saya bagikan adalah representasi semangat saya untuk terus mengawal pendidikan vokasi di Indonesia. Mari kita jadikan Hardiknas 2026 sebagai momentum untuk mempererat genggaman tangan. Tidak ada lagi pihak yang berjalan sendiri-sendiri; kita semua adalah bagian dari “Semesta” yang bertanggung jawab atas masa depan anak cucu kita.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita wujudkan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga luhur secara budi pekerti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *