Pewarta: Jeky Epsa
koransinarpagionline com| SUMEDANG — Ada cara sederhana yang dilakukan Karyam untuk menjaga kondisi ternaknya tetap terawat. Peternak binaan BAZNAS Kabupaten Sumedang di Kampung Jatigede, Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, ini rutin memberikan singkong cacah sebagai pakan tambahan.
Singkong diberikan setelah 10 ekor ternaknya mendapatkan pakan utama berupa rumput hijau. Dalam sekali pemberian, Karyam menyiapkan sekitar 2 kilogram singkong cacah atau rata-rata 200 gram untuk setiap ekor ternak.
Tak diberikan begitu saja, singkong terlebih dahulu dicacah menjadi potongan kecil. Cara ini dilakukan agar pakan lebih mudah dikonsumsi oleh ternak.
“Rumput tetap menjadi pakan utama. Singkong cacah ini sebagai tambahan. Sebelum diberikan, saya pastikan dulu kondisinya baik dan layak untuk pakan ternak,” kata Karyam, Selasa (29/09).
Tak hanya pakan, Karyam juga memperhatikan kebutuhan air minum. Menurutnya, ketersediaan air menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam pemeliharaan ternak.
“Air minum juga harus selalu ada. Jadi bukan hanya pakan yang diperhatikan, tetapi kebutuhan ternak secara keseluruhan,” ujarnya.
Pola pemberian pakan tersebut menjadi bagian dari upaya penerapan manajemen peternakan yang dilakukan peternak binaan BAZNAS Kabupaten Sumedang.
Melalui Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Sumedang, para peternak binaan didorong untuk menerapkan pola pemeliharaan yang lebih teratur, mulai dari kualitas pakan, variasi pakan hingga ketersediaan air, sehingga kondisi ternak dan produktivitas usaha dapat terus dijaga.***
Bukan Sekadar Rumput, Karyam Tambahkan Singkong Cacah untuk 10 Ternaknya








Komentar