Koran SINAR PAGI,Bandung,- Euforia besar akan melanda Jawa Barat. Untuk pertama kalinya, Hari Tatar Sunda diperingati secara resmi dengan rangkaian kegiatan spektakuler yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Perayaan ini bukan sekadar seremoni. Mulai 2 Mei hingga 18 Mei 2026, masyarakat akan disuguhkan kirab budaya, napak tilas sejarah di delapan titik penting, hingga karnaval akbar yang dipastikan menyedot perhatian publik.
Salah satu daya tarik utama adalah iring-iringan Mahkota Binokasih, simbol sejarah Sunda yang memiliki nilai tak ternilai. Mahkota asli akan dikawal ketat dalam prosesi panjang hingga 1,5 kilometer, lengkap dengan kesenian tradisional khas tiap daerah.
Menurut Iendra Sofyan, kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali semangat budaya Sunda di tengah masyarakat modern. Ia menegaskan bahwa perayaan ini bukan untuk menghidupkan kerajaan, melainkan memperkuat identitas budaya.
Karnaval budaya pada 16 Mei akan menjadi momen paling ditunggu. Sebanyak 27 kabupaten/kota akan menampilkan atraksi seni terbaik mereka dalam parade yang melintasi jantung Kota Bandung.
Puncaknya, Gedung Sate akan menjadi saksi pertunjukan kolosal pada 17 Mei dengan penampilan Sujiwo Tedjo. Ribuan warga diprediksi memadati lokasi, menjadikan perayaan ini sebagai salah satu event budaya terbesar di Jawa Barat tahun ini.








Komentar