oleh

Baznas Majalengka Bekerja sama dengan PT Diamond International Indonesia Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah kepada 100 Siswa SMP dan MTs

-Ragam-19 Dilihat

Pewarta : Euis Niki

Koransinarpagionline.com | MAJALENGKA – Komitmen membantu pendidikan anak yatim dan dhuafa terus diperkuat melalui kolaborasi antara Baznas Kabupaten Majalengka dan PT Diamond International Indonesia. Sebanyak 100 siswa SMP dan MTs menerima bantuan perlengkapan sekolah senilai sekitar Rp 400 ribu per paket dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Kabupaten Majalengka, Jumat (24/7/2026).

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program ASIK (Aksi Sedekah dan Impak Karyawan) yang mendorong kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa.

“Program ini merupakan hasil kolaborasi Baznas dengan PT Diamond International Indonesia untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus meningkatkan semangat belajar mereka,” kata Agus.

Ia menjelaskan, setiap penerima memperoleh paket perlengkapan sekolah berupa tas, alat tulis, handuk, sepatu, serta mukena bagi siswi dan sarung bagi siswa dengan nilai sekitar Rp 400 ribu dalam bentuk barang.

Agus mengungkapkan, Baznas terus memperluas jaringan kemitraan melalui program ASIK. Hingga kini, pihaknya telah melakukan roadshow ke 30 perusahaan di Kabupaten Majalengka guna mengajak dunia usaha berpartisipasi dalam gerakan sedekah dan pemberdayaan masyarakat.

“Kolaborasi ini akan terus kami rutinkan agar semakin banyak mustahik yang terbantu, mulai dari anak yatim hingga lansia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengapresiasi sinergi Baznas dengan sektor industri yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan fisik, tetapi juga dari kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“Kesejahteraan masyarakat akan terwujud melalui perpaduan antara kerja nyata, gotong royong, dan ikhtiar spiritual. Karena itu kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat,” ujar Eman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan PT Diamond International Indonesia, perwakilan Kementerian Agama, MUI, jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, serta para penerima manfaat dan orang tua siswa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *