Pewarta : Jeky Epsa
koransinaroagionline.com,Sumedang – Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tengah kedatangan 207 Bakti Karya Praja (BKP) dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ratusan praja tersebut diterjunkan untuk melaksanakan pendataan program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik).
Dari total 14 desa yang ada di Kecamatan Cimalaka, para praja IPDN tersebar di 13 desa, yakni Desa Cimalaka, Mandalaherang, Cibeureum Wetan, Padasari, Citimun, Licin, Nyalindung, Trunamanggala, Cikole, Galudra, Serang, Cimuja, dan Naluk.
Sementara itu, Desa Cibeureum Kulon tidak menjadi lokasi penempatan praja tahun ini.
“Desa Cibeureum Kulon sudah rutin melaksanakan pendataan untuk Desa Cantik, sehingga tidak dialokasikan penempatan praja IPDN di desa tersebut,selain itu juga desa itu sudah menjadi juara desa cantik”, ujar Camat Cimalaka, Eneng Yulia, di ruang kerjanya,kepada koransinarpagionline.com, Kamis (26/02/2026).
Camat menjelaskan, kegiatan BKP ini telah dimulai sejak 6 Februari dan akan berlangsung hingga 3 Maret 2026. Selama hampir satu bulan, para praja melakukan pendataan langsung ke masyarakat guna memperkuat basis data desa.
Menurutnya, program Desa Cantik bertujuan membangun budaya sadar data di tingkat desa. Pendataan berdasarkan kepala keluarga, kepemilikan Kartu Keluarga (KK), luas lahan, akses air bersih, hingga kondisi ekonomi warga.
“Harapannya, setelah kegiatan BKP ini selesai, desa dapat melanjutkan pendataan secara berkelanjutan. Karena hasil akhirnya adalah terwujudnya Desa Cinta Statistik yang memiliki data akurat dan bisa dijadikan dasar perencanaan pembangunan,” jelas Camat.
Kehadiran 207 praja IPDN ini pun diharapkan tidak hanya membantu proses pendataan, tetapi untuk selanjutnya bisa diteruskan oleh pemerintah desa.
“Dengan data yang kuat, arah kebijakan dan pembangunan desa di Kecamatan Cimalaka diharapkan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan”, pungkas Camat.****
207 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Laksanakan BKP di Cimalaka










Komentar