Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Pondok Pesantren Al Murabby MAN 1 Kota Bandung yang memiliki moto “Ma’hadku ujung tombak madrasah ku” menjadi percontohan di Jawa Barat.
Kepala Asrama Pondok Pesantren Al Murabby, Karma, S.Ag., M.Pd., menjelaskan sejak tahun 2012 Pondok Pesantren Al Murabby MAN 1 Kota Bandung resmi memiliki ijin oprasionalnya.
“Jumlah santrinya sekarang ada sekitar 72 orang, berasal dari berbagai daerah. Mereka menempati bangunan Asrama khusus putra dan putri yang bersumber dari wakaf wali murid. Para pelajar MAN 1 Kota Bandung yang berniat untuk menjadi santri Asrama Pondok Pesantren Al Murabby melalui proses seleksi sebelumya, karena jumlahnya dibatasi. Pertama ada kemauan yang kuat dalam dirinya, kedua ada kesiapan bekal ilmu untuk mengikuti program pesantrennya, serta kecukupan biaya tambahan sehari-hari dari orang tua yang menitipkan anaknya ke Asrama. Program pendidikan berbasis Asrama yang telah puluhan tahun dilaksanakan menjadi percontohan bagi Madrasah Aliyah Negeri lainnya yang berrencana mendirikan Asrama” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI di ruang sekertariatnya (17/11/2025)
Menurutnya para pelajar yang telah resmi menjadi santri akan mengikuti program pendidikan berbasis pesantren. Seperti mempelajari kitab kuning yang menjadi referensi pendidikan pesantren. Dengan adanya Asrama Pondok Pesantren Al Murabby menjadi solusi bagi para orang tua yang akan menitipkan anaknya ke pesantren sambil mengikuti pendidikan di MAN. Pihak pesantren juga bekerjasama dengan bimbingan belajar, khusus untuk mempersiapkan para santrinya melajutkan ke perguruan tinggi yang ditujunya.
Karma, S.Ag., M.Pd., menceritakan setelah berdiri dan berhasil menjalankan berbagai programnya. Pondok Pesantren Al Murabby menjadi percontohan bagi madrasah negeri lain yang berrencana mendirikan Asrama. Sebelumnya ada MAN dari Purwakarta dan Mandrasah Aliyah Negeri di Bandung Barat yang mengkunjungi Asrama Pondok Pesantren Al Murabby, sebagai langkah awal persiapan mendirikan Asrama di lingkungan Madrasahnya.
“Berdasarkan sejarah, Pondok Pesantren Al Murabby berdiri setelah MAN 1 Kota Bandung. Berbeda dengan MAN 1 Cipasung, pesantrennya terlebih dahulu berdiri, setelah itu baru Madrasahnya” ucapnya
Sebelumnya, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat pada peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 yang dilaksanakan secara khidmat di lapang MAN 1 Kota Bandung pada 22 Oktober 2025. Sempat mengingatkan agar para santri mampu beradaptasi atau memanfaatkan perkembangan teknologi / digitalisasi untuk kehidupannya di masa depan. Sesuai tema Hari Santri 2025 “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”










Komentar