oleh

Laksdya TNI Ahmad Wibisono Gagas Gerakan Toilet Sekolah Bersih: Dari Tasikmalaya Hingga Pontianak, Alumni AAL 92 Peduli Sanitasi Anak

Pewarta : Anis.

Koran SINAR PAGI, JAKARTA,-  Kepedulian terhadap masa depan anak tidak selalu harus berupa gedung megah. Hal itu dibuktikan Yayasan Persada Moro Tiga Delapan yang digagas alumni Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) angkatan 38 tahun 1992.

Di bawah pembinaan Laksamana Madya TNI Ahmad Wibisono, S.E., CHRMP., yayasan tersebut meluncurkan Gerakan Toilet Sekolah Bersih dengan sasaran utama taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia.

“Anak-anak kita sejak usia dini harus didekatkan dengan pola hidup yang bersih dan sehat. Mereka harus terbiasa dengan lingkungan yang bersih sebagai modal dalam kehidupan ke depan,” tegas Laksdya Ahmad Wibisono, Ketua Pembina Yayasan Persada Moro Tiga Delapan.

Menurut Laksdya Wibisono, toilet layak bukan sekadar fasilitas, melainkan media pendidikan karakter. Dari toilet yang bersih, anak belajar disiplin, tanggung jawab, dan peduli kesehatan, yang akan terbawa hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat.

Gerakan ini telah menjangkau banyak sekolah. Dimulai dari SDN 02 Sukajadi Cisayong, Tasikmalaya dan SDN Babakan Anyar 1 Kadipaten, Majalengka, kini merambah ke jaringan sekolah Hangtuah.

Sejumlah sekolah yang telah merasakan manfaatnya yakni SD Hangtuah 3 Rawa Bambu dan SD Hangtuah 4 Cipulir di Jakarta Selatan, SD Hangtuah 8 Kodamar Jakarta Utara, SD Hangtuah 2 Titipapan Medan, SD Hangtuah 1 Belawan, SD Hangtuah Makassar, TK Hangtuah 2 Surabaya, serta TK Hangtuah IV Pontianak.

Saat ini, proses renovasi juga tengah berjalan di beberapa titik lain, meliputi Jakarta, Tasikmalaya, Salatiga, dan Kupang.

Ketua Yayasan Persada Moro Tiga Delapan, Laksamana Pertama TNI (Purn) Priyo Budi Leksono, S.E., M.M., menyebut gerakan dengan tagline Toilet Bersih, Sekolah Sehat, Anak Indonesia Cerdas” ini dirancang sebagai gerakan berkelanjutan dan terbuka untuk kolaborasi.

“Yayasan Persada Moro Tiga Delapan merasa peduli untuk berbuat sesuatu kepada bangsa melalui perhatian pada sekolah dasar. Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat,” ujar Ahmad Wibisono.

Puncak gerakan akan ditandai dengan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih pada Sabtu, 17 Oktober 2026 di SD Hangtuah 4 Cipulir, Jakarta Selatan, sekaligus penyerahan resmi fasilitas toilet kepada sekolah-sekolah penerima manfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *