Penulis: Nur Fadilah ( Anggota Saka Bakti Husada Kwarcab Banyumas 2018 & Putri Inspirasi Banyumas 2020)
Parsito, S.H., aparatur sipil negara yang bertugas di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas, memasuki masa purna tugas setelah mengabdi selama kurang lebih 35 tahun. Sejak memulai pengabdian pada 1991, ia menjadi bagian dari berbagai dinamika pemerintahan daerah sekaligus menyaksikan perkembangan komunikasi publik, dari penyebaran informasi secara konvensional hingga pemanfaatan teknologi digital yang kini menjadi bagian penting dalam pelayanan informasi kepada masyarakat.
Pak Parsito yang juga dikenal dengan nama pena “Parsito Tommy” menjalin komunikasi dengan beragam kalangan, mulai dari insan media, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, hingga masyarakat luas. Dalam tugas kehumasan pemerintahan, ia turut berperan dalam penyampaian informasi mengenai program pembangunan, kebijakan daerah, potensi wilayah, serta berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Banyumas kepada masyarakat.
Menurut sejumlah rekan kerja dan pemuda yang pernah berinteraksi dengannya, Pak Parsito dikenal terbuka dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman. Melalui berbagai kegiatan, ia mendorong generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia komunikasi pemerintahan, pelayanan publik, dan peran birokrasi dalam melayani masyarakat.
Keterlibatan tersebut antara lain terlihat dalam program Ajudan Milenial Bupati Banyumas. Melalui program ini, para peserta memperoleh kesempatan mempelajari keprotokolan, komunikasi pemerintahan, etika pelayanan, serta berbagai aspek kepemimpinan di lingkungan birokrasi. Dalam sejumlah kesempatan, Pak Parsito juga berbagi pengalaman mengenai tantangan dan dinamika pelayanan publik berdasarkan pengalamannya selama bertugas.

Selain di lingkungan pemerintahan, Pak Parsito juga aktif dalam Gerakan Pramuka sebagai Andalan Urusan Humas Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas. Melalui peran tersebut, ia turut mendukung pengembangan Saka Milenial sebagai wadah pembelajaran yang mendorong peningkatan literasi dan pemanfaatan teknologi digital di kalangan generasi muda.
Ketertarikannya pada dunia komunikasi juga diwujudkan melalui aktivitas menulis, serta membagikan ilmu jurnalistiknya kepada para mahasiswa atau pemuda yang ingin belajar padanya. Lewat artikel dan berita yang ditulisnya, berbagai potensi daerah, prestasi pemuda, inovasi petani milenial, serta kegiatan masyarakat Banyumas dapat dikenal oleh khalayak yang lebih luas. Di kalangan media, ia dikenal sebagai mitra yang terbuka dalam mendukung penyebaran informasi dan keterbukaan informasi publik.
Tiga setengah dekade pengabdian tentu bukan perjalanan yang singkat. Sejak 1991 hingga memasuki masa purna tugas pada 2026, Pak Parsito menjadi bagian dari berbagai fase perkembangan hingga kemajuan Kabupaten Banyumas, termasuk perubahan pola komunikasi pemerintahan yang terus menyesuaikan perkembangan zaman.

Berbagai pengalaman yang berkesan dari mereka yang bertemu sebentar atau setiap harinya sebagai momen yang akan menjadi kenangan terindah dan dirindukan atau keteladanan dikemudian hari dari Pak Parsito S.H.,
Selama masa pengabdiannya, berbagai pihak yang pernah bekerja maupun berinteraksi dengannya memperoleh pengalaman dan pembelajaran melalui berbagai kegiatan yang dijalaninya, baik dalam lingkup pemerintahan, kepemudaan, maupun kemasyarakatan.
Kini masa purna tugas menandai berakhirnya pengabdian resminya sebagai aparatur sipil negara. Pengalaman dan pengetahuan yang dibagikannya selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan banyak pihak yang pernah bekerja maupun berinteraksi dengannya.
Selamat memasuki masa purna tugas, Pak Parsito, S.H., Terima kasih atas pengabdian selama 35 tahun untuk Kabupaten Banyumas. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, serta kesempatan untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.








Komentar