Pewarta : A. Suhendar
Koran SINAR PAGI, LEBAK,- SPBU 35-42302 yang beralamatkan di Kp Citepusen, Kec. Banjarsari, Kab. Lebak, Prov. Banten diduga ada main antara manager dan pengawas. (19/10/2026)
Saat Tim Media mampir, tidak sengaja memergoki operator yang sedang melayani derigen, tidak tanggung(- tanggung puluhan derigen bejejer. Diantaranya ada yg masih di dalam sebuah mobil avanza, saat kami tanya kepada yang mengemudi kendaraan Avanza tersebut dalihnya membeli pertamax, tapi setelah dia mengetahui kalau kami waratawan langsung tancap gas alias kabur.
Selanjutnya Saat kami tanya kepada operator yang mengaku bernama Bobi terkait barcode dia menjawab sudah di scan duluan sama manager yg bernama Suganda.
Disaat kami tanya jawab sama oprator ada lagi yg datang motor supra dengan membawa enam drigen yg tidak mau disebut namanya, diapun tidak membawa surat dengan alasan dibawa sama temannya sedangkan barcode katanya sudah disiapkan sama pihak SPBU. Banyak sekali keganjilan yang kami temukan terkait SPBU tersebut.

Yang lebih heran lagi dengan munculnya seorang yg mengaku dari Media Sorot Desa bernama, Isnen, dia menyodorkan KTA. Diapun menerangkan seolah sangat pasih terkait SPBU tersebut. Isnen mnyatakan kalau setiap ada tamu dari Ormas maupun Media dialah yg mnyambut sampai dari Polrespun dialah yg menjamunya,” kata Isnen, itu semua ada dalam dokumen rekaman.
Ada apa sebenarnya dan siapa Isnen, Apa posisinya, sebagai apa di SPBU tersebut ?
Ironisnya dia juga yg menyatakan kalau pelaku operator trsebut yg sebenarnya bukanlah karyawan, cuman suruhan, bisa seperti itu, SPBU mempekerjakan orang asal-asalan yg bukan karyawan ? Itu semua pengakuan dari seorang yg mengaku wartawan dari Media Sorot Desa bernama isnen.
Berdasarkan temuan seperti itu kami akan melapor kepada APH agar secepatny menindak lanjuti penyimpangan di SPBU tersebut.








Komentar