Pewarta : JekyEpsa
Koran SINAR PAGI,SUMEDANG,- Ada yang berbeda dalam Mini Exhibition BAZNAS Kabupaten Sumedang, Selasa (06/10). Di tengah berbagai aktivitas pameran, Balai Ternak Jatimekar hadir membawa satu ekor domba pejantan untuk memperkenalkan potensi peternakan masyarakat binaan BAZNAS.
Kehadiran domba tersebut menjadi representasi dari kegiatan budidaya ternak yang dilakukan anggota Balai Ternak Jatimekar. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung salah satu bentuk program pemberdayaan yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Sumedang.
Tidak hanya memamerkan ternak, anggota dan pendamping Balai Ternak Jatimekar juga memperkenalkan kegiatan kelompok serta proses pengembangan usaha peternakan kepada para pengunjung.
Angga, dari Balai Ternak Binaan BAZNAS Kabupaten Sumedang, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membuka lebih luas informasi mengenai program yang dijalankan kelompok.
“Mini Exhibition ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengenalkan Balai Ternak Jatimekar kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa peternakan yang dikelola kelompok binaan juga memiliki potensi untuk terus dikembangkan,” kata Angga.
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat penting agar program pemberdayaan dapat dipahami bukan hanya sebagai kegiatan bantuan, tetapi sebagai proses membangun kemandirian.
“Harapannya, masyarakat bisa melihat bahwa melalui pendampingan dan usaha yang dilakukan secara konsisten, peternakan dapat menjadi salah satu sumber ekonomi yang produktif,” tambahnya.
Keikutsertaan Balai Ternak Jatimekar sekaligus memperlihatkan bagaimana program pemberdayaan BAZNAS menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk pengembangan usaha peternakan.
Dengan potensi ternak yang terus dikembangkan, Balai Ternak Jatimekar diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat di Kabupaten Sumedang.








Komentar