oleh

‎Dari Zakat Menjadi Jagung: 50 Petani Tanjungmedar Bersiap Bangun Lumbung Pangan

-Ragam-22 Dilihat

Pewarta: Jeky Epsa.
‎
‎koransinarpagionline.com | SUMEDANG — Dari dana zakat, sebuah harapan baru tengah ditanam di tanah pertanian Kabupaten Sumedang.
‎
‎Sebanyak 50 petani di Kecamatan Tanjungmedar kini disiapkan menjadi penggerak Program Lumbung Pangan yang digagas BAZNAS RI. Tak tanggung-tanggung, program tersebut mendapat dukungan dana stimulan sebesar Rp257,5 juta untuk pengembangan budidaya jagung.
‎
‎Program ini diluncurkan di Gedung BAZNAS Kabupaten Sumedang, Jumat (2/10/2026), dengan dihadiri Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI Agus Siswanto yang mewakili Ketua BAZNAS RI.
‎
‎Bagi BAZNAS, program ini bukan sekadar menanam jagung. Ada misi lebih besar di balik hamparan lahan yang disiapkan.
‎
‎Sebanyak 50 hektare lahan produktif di empat desa—Cikaramas, Sukamukti, Karyamukti dan Tanjungmedar—akan menjadi kawasan pengembangan lumbung pangan.
‎
‎Para petani yang tergabung dalam kelompok tani terpadu akan melakukan penanaman secara serentak ketika musim penghujan tiba.
‎
‎Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas menegaskan, program tersebut merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
‎
‎Artinya, zakat tidak berhenti pada bantuan sesaat. Dana umat didorong menjadi kekuatan produktif agar penerima manfaat perlahan mampu berdiri di atas kaki sendiri.
‎
‎BAZNAS Sumedang pun berkomitmen melakukan pendampingan, pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.
‎
‎Harapannya sederhana, tetapi besar: dari tanah Tanjungmedar, tumbuh hasil pertanian sekaligus tumbuh kemandirian ekonomi para petani.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *