Pewarta : Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Rezeki datang dengan cara yang berbeda. Ada yang diperoleh dari gaji bulanan, hasil usaha, perdagangan maupun sumber penghasilan lainnya.
Tetapi satu hal yang sama: rezeki membutuhkan pengelolaan.
BAZNAS Kabupaten Sumedang mengajak masyarakat melihat penghasilan bukan hanya dari sisi nominal, tetapi juga dari seberapa bijak rezeki tersebut dikelola dan seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan.
Melalui pesan “Atur Penghasilan, Hadirkan Keberkahan”, BAZNAS Sumedang memberikan gambaran sederhana mengenai pengelolaan penghasilan. 55 persen untuk kebutuhan pokok, 25 persen untuk tabungan dan dana darurat, 17,5 persen untuk kebutuhan lainnya, dan 2,5 persen untuk menunaikan zakat.
Angka tersebut menjadi pengingat bahwa di balik rezeki yang diterima, terdapat kewajiban sekaligus kesempatan untuk berbagi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas, saat dijumpai, Rabu (14/10), menyampaikan bahwa zakat memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar mengeluarkan sebagian harta.
“Zakat bukan hanya tentang mengurangi harta yang kita miliki. Zakat justru menjadi jalan untuk membersihkan harta, menumbuhkan kepedulian dan menghadirkan keberkahan. Ketika kita berbagi melalui zakat, infak dan sedekah, ada saudara-saudara kita yang merasakan manfaatnya,” ungkap H. Ayi.
Ia menilai, kepercayaan para muzaki kepada BAZNAS merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan pengelolaan dan penyaluran yang bertanggung jawab.
Sebab, di balik setiap rupiah yang ditunaikan, ada harapan untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Senyuman para mustahik adalah salah satu bukti bahwa kebaikan para muzaki telah sampai kepada yang membutuhkan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian melalui zakat, infak dan sedekah,” tuturnya.
Dengan semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumedang terus mendorong agar zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban individual, tetapi juga sebagai kekuatan bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Atur penghasilan dengan bijak, tunaikan zakat dengan ikhlas, dan biarkan rezeki menjadi jalan hadirnya keberkahan.








Komentar